Tutur

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan perempuan. Namanya Rahmah El Yunusiyyah di Padang Panjang.

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, merasa terpanggil untuk menapaktilasi jejak pahlawan nasional asal Sumatra Barat, Rahmah El Yunusiyyah di Padang Panjang itu.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya menelusuri jejak perjuangan tokoh perempuan pelopor pendidikan Islam sekaligus pahlawan nasional yang telah memberikan kontribusi besar bagi perkembangan pendidikan perempuan di Indonesia.  Kegiatan tapak tilas diawali dengan kunjungan ke rumah kediaman Rahmah yang kini telah bertransformasi menjadi museum.

Didampingi langsung oleh cicit sekaligus pimpinan Diniyyah Puteri, Fauziah Fauzan El Muhammady, Menbud Fadli Zon tinjau memoar perjalanan hidup Rahmah, mulai dari silsilah keluarga, upayanya dalam mendirikan Diniyyah Puteri, hingga berbagai penghargaan yang diterimanya.  Menbud menilai kepeloporan Rahmah El Yunusiyyah merupakan teladan penting bagi masyarakat, khususnya perempuan Indonesia.

“Saat itu ia (Rahmah El Yunusiyyah) berusia sangat muda, berinisiatif mendirikan sekolah yang hingga saat ini semakin membesar dan mencetak para guru hingga disebarkan ke seluruh Nusantara,” jelas Menbud Fadli.  Rahmah El Yunusiyyah, penggagas Perguruan Diniyyah Puteri, ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh Presiden RI Prabowo Subianto pada tahun 2025. Lembaga pendidikan ini tidak hanya mencetak guru, tetapi juga membentuk karakter perempuan berjiwa Islam, mempersiapkan ibu sebagai pendidik yang cakap dalam keluarga dan masyarakat, serta menumbuhkan tanggung jawab sosial demi kesejahteraan sesama atas dasar pengabdian kepada Allah SWT.

Menbud menjelaskan bahwa sejumlah tokoh penting yang berkiprah di tingkat nasional hingga internasional lahir dari Diniyyah Puteri. Salah satu alumni ialah Rasuna Said yang juga telah dianugerahi gelar pahlawan nasional. Terdapat pula tokoh dari Malaysia, Aishah Gani, serta sejumlah tokoh perempuan yang kini berkiprah di berbagai bidang profesional. Lebih lanjut, Menbud menilai keberadaan museum yang menempati kediaman asli Rahmah El Yunusiyyah memiliki nilai sejarah yang sangat penting dan perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda. Ia mendorong upaya penetapan museum sebagai Cagar Budaya Nasional agar nilai sejarah dan keteladanan tokoh Rahmah El Yunusiyyah dapat terus diwariskan kepada generasi mendatang.

Tidak jauh dari lokasi museum, rangkaian tapak tilas dilanjutkan dengan berziarah ke makam Rahmah El Yunusiyyah dan meninjau langsung asrama Perguruan Diniyyah Puteri. Asrama seluas 2,5 hektar tersebut dilengkapi dengan berbagai fasilitas pembelajaran yang mendukung kegiatan pendidikan santri.  Kegiatan tapak tilas turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Panjang, Allex Saputra dan jajaran pejabat pemerintah daerah Padang Panjang.

Hadir mendampingi Menbud Fadli Zon yakni Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Protokoler dan Rumah Tangga, Rachmanda Siaran Berita Kementerian Kebudayaan Nomor: 145/Sipers/A4/HM.00.05/2026 Primayuda; Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius; serta Kepala Balai Pelestarian Kebudayaan WIlayah III Sumatra Barat, Nurmatias. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat upaya pelestarian jejak sejarah tokoh bangsa sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan Rahmah El Yunusiyyah dalam memajukan pendidikan dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.

Sumber: Kemenbud

Editor

Recent Posts

Langkah Tim Uber Indonesia Terhenti di Semifinal Oleh Korsel 1-3

SATUJABAR, JAKARTA – Tim Uber Indonesia tidak mampu mengulangi history tahun 2024 dimana saat itu…

3 jam ago

Aksi Rusuh Rusak Fasilitas Umum di Tamansari Bandung, Kerugian Rp.400 Juta

SATUJABAR, BANDUNG--Kerusakan fasilitas umum akibat dibakar dan dirusak dalam aksi rusuh di kawasan Tamansari, Kota…

4 jam ago

6 Pelajar Jadi Tersangka Aksi Rusuh di Tamansari, Positif Konsumsi Obat-Obatan Terlarang

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan enam orang tersangka dalam aksi anarkis yang terjadi di kawasan…

6 jam ago

Beda Sanksi Tak Punya SIM dan Lupa Bawa SIM

SATUJABAR, JAKARTA - Kepemilikan Surat Izin Mengemudi (SIM) menjadi syarat utama bagi setiap pengendara di…

7 jam ago

Kebakaran Hebat Peternakan Ayam di Bogor Diduga dari Alat Pemanas

SATUJABAR, BOGOR--Peristiwa kebakaran hebat di lokasi peternakan ayam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, diduga berasal…

8 jam ago

Waspadai Hoaks Undangan Bimtek SPPB BGN di Dunia Maya

GN juga mengingatkan agar setiap informasi atau undangan resmi selalu dikonfirmasi melalui kanal komunikasi resmi…

8 jam ago

This website uses cookies.