Teh khas Iran.(Foto: Wikimedia Common)
Teh khas Iran (Chai) adalah minuman nasional Iran. Wilayah Lahijan di Provinsi Gilan (Iran Utara) merupakan pusat perkebunan teh resmi pertama di Iran yang dirintis oleh diplomat Mohammad Mirza Kashef al-Saltaneh pada tahun 1900.
Apa Saja Pendamping Teh Khas Iran
Tradisi Pendamping Resmi: Berdasarkan budaya setempat, teh tradisional disajikan di gelas kaca kecil (Estekan) di atas nampan perak, ditemani oleh Nabat (kristal gula batu kuning beraroma saffron) atau Ghand (gula kubus putih).
Nabat (Gula Batu Saffron): Ini adalah pendamping paling ikonik. Nabat adalah kristal gula batu berwarna kuning keemasan karena diinfusi dengan saffron. Biasanya berbentuk stik kayu (Shakheh Nabat). Cara menikmatinya adalah dengan mencelupkan dan mengaduk stik Nabat ke dalam teh panas hingga tingkat kemanisan yang diinginkan tercapai.
Ghand (Gula Kubus Tradisional): Gula putih bertekstur keras yang dipotong berbentuk kubus kecil. Orang Iran melakukan tradisi Ghand-Pahlou: mengambil satu kubus ghand, menyisipkannya di antara gigi depan, lalu meminum teh pahit melaluinya.
Soohan (Permen Toffee Saffron): Camilan renyah khas kota Qom yang terbuat dari tunas gandum, saffron, mentega, kapulaga, dan taburan kacang pistachio. Rasa manis-gurihnya sangat serasi dengan pahitnya teh.
ermen Gaz (Nougat Iran): Berasal dari kota Isfahan, Gaz adalah nougat putih kenyal dan manis yang terbuat dari madu getah tanaman liar, putih telur, air mawar, dan diisi dengan kacang pistachio atau kenari yang melimpah.
Zoolbia va Bamieh: Dua jenis kue goreng yang direndam dalam sirup gula, air mawar, dan saffron. Zoolbia berbentuk jala renyah (mirip jalebi), sedangkan Bamieh berbentuk bulat lonjong (mirip churros mini). Rasa manisnya yang sangat pekat sangat cocok dinetralkan dengan secangkir Chai hangat.
Shirini Keshmeshi (Kue Kering Kismis): Kue mentega bertekstur lembut di tengah dan renyah di pinggiran, bertabur kismis hitam yang manis dan sedikit asam. Ini adalah camilan sore rumahan yang sangat umum.
Koloocheh (Kue Pai Tradisional): Kue panggang lembut dengan isian pasta manis di dalamnya. Isiannya bisa berupa campuran kayu manis, kapulaga, gula, dan kacang kenari tumbuk. Koloocheh dari wilayah Lahijan (pusat perkebunan teh Iran) adalah yang paling terkenal untuk dinikmati bersama teh setempat.
Shirini Berenji (Kue Tepung Beras): Kue kering legendaris dari Kermanshah yang terbuat dari tepung beras, minyak hewani berkualitas, air mawar, dan dihiasi biji poppy hitam di atasnya. Kue ini langsung meleleh di mulut begitu disesap bersama teh.
Jika tidak ingin makanan yang terlalu manis atau bertepung, orang Iran sering menyajikan mangkuk kecil berisi buah kering dan kacang-kacangan di sebelah cangkir teh mereka:
Khorma (Kurma): Khususnya jenis Kurma Mazafati yang basah, lembut, dan manis seperti karamel.
Toot (Buah Murbei Kering): Murbei putih kering yang manis alami dan kenyal.
Anjeer (Buah Tin Kering): Buah tin yang dikeringkan, memberikan tekstur renyah dari biji-biji kecilnya.
Kacang Pistachio dan Kenari (Walnut): Sering dimakan bergantian dengan tegukan teh untuk memberikan rasa gurih (nutty).
SATUJABAR, BANDUNG--Dua pelaku perampokan di rumah yang ditempati pria lanjut usia (lansia) di Kota Bandung,…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
28 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau berdasarkan hasil monitoring BMKG hingga akhir Mei…
SATUJABAR, JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan Program Makan…
Asian Open Water Swimming Championship 2026 akan mempertandingkan tiga nomor, yakni 5 kilometer putra dan…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
This website uses cookies.