Berita

Tak Hanya Gas Melon, Stok BBM di BP-AKR dan Shell Indonesia Alami Juga Kelangkaan

Dengan keterbatasan stok, maka untuk sementara waktu beberapa jaringan SPBU BP tidak dapat melayani penjualan produk BBM secara lengkap.

SATUJABAR, JAKARTA — Tak hanya gas melon yang mengalami kelangkaan akhir-akhir ini di sejumlah daera. Namun, sejumlah SPBU Swasta pun turut mengalami kelangkaan bahan bakar minyak (BBM). Salah satunya dalam beberapa hari terakhir, pemandangan di SPBU milik BP-AKR, Shell, juga Vivo, sepi pengunjung.

Terkait hal ini, Presiden Direktur BP-AKR merespon melalui keterangan tertulis. Dia mengakui, adanya keterbatasan stok BBM di jaringan SPBU BP

“Sehubungan dengan keterbatasan stok, maka untuk sementara waktu beberapa jaringan SPBU BP tidak dapat melayani penjualan produk BBM  secara lengkap.

BP-AKR berkomitmen untuk segera memulihkan ketersediaan produk dan memastikan bahwa seluruh jaringan SPBU saat ini tetap beroperasi untuk memberikan layanan pembelian produk bahan bakar yang tersedia,” kata Vanda.

BP-AKR menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas ketidaknyamanan yang terjadi.  Untuk layanan customer service, para pelanggan dapat menghubungi nomor 0811 1990 0606.

Shell Indonesia juga mengeluarkan pernyataan serupa. President Director & Managing Director Mobility, Shell Indonesia menginformasikan, saat ini, terjadi kendala dalam pengadaan dan penyaluran produk BBM.

Perusahan senantiasa berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait, untuk memastikan permasalahan ini cepat selesai. Artinya, produk BBM di SPBU Shell, secepatnya tersedia.

“SPBU Shell tetap beroperasi untuk melayani para pelanggan kami dengan produk dan layanan lain yang tersedia, termasuk Shell Select dan bengkel. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi,” kata Ingrid.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia merespon isu ini. Bahlil menerangkan, pemerintah sudah memberikan izin impor. Apa yang terjadi, menurutnya, persoalan teknis perusahaan itu sendiri.

Dia menyarankan awak media, menanyakan langsung ke pihak swasta tersebut.”Tanya ke mereka. Karena dari kami (izin) impor, sudah selesai. Yang kami bisa kendalikan langsung itu adalah dari Pertamina, mana Ibu Kepala (BPH Migas), mari sini Ibu Erika (Retnowati). Kalau untuk BBM kita, hari ini semuanya clear,” kata Menteri ESDM.

Dia menegaskan, bagi pemerintah terpenting konsumsi masyarakat tak ada masalah. Semuanya terpenuhi. Menurutnya, kondisi yang terjadi di perusahaan swasta tersebut, bisa dikarenakan barangnya masih di perjalanan atau alasan teknis lainnya.

“Yang jelas tugas saya adalah menjamin rakyat mendapat BBM. Sekarang nggak ada isu tentang BBM. Cuman memang ada perusahaan-perusahaan swasta mungkin yang dimaksudkan ini adalah yang kapalnya belum tiba, gitu ya Ibu Erika,” tutur Bahlil.

Menteri ESDM menerangkan, pemerintah memberikan izin impor untuk perusahaan swasta sejak Januari 2025. Sampai di tahapan itu, ia merasa sudah bertanggung jawab semestinya. Solusi atas situasi di lapangan, menjadi pekerjaan rumah bagi jajaran direksi perusahaan-perusahaan tersebut. (yul)

Editor

Recent Posts

Gerhana Matahari Total 12 Agustus Tak Terlihat di Indonesia

Gerhana Matahari Total yang terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026 mendatang, tidak dapat diamati dari…

9 menit ago

Festival Budaya Lembah Baliem Dorong Ekonomi Wamena

Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026 menjadi salah satu pengungkit pariwisata sekaligus ekonomi masyarakat di…

16 menit ago

Mainkan Jali-Jali, Tim Angklung Bandung Buka Indonesia Shopping Festival 2026 di Jakarta

JAKARTA (7/8/2026) - Tim Muhibah Angklung dari Bandung, Jawa Barat, yang aktif memperkenalkan angklung ke…

3 jam ago

Marbot Masjid di Purwakarta Dibunuh Tetangga karena Sakit Hati

SATUJABAR, PURWAKARTA--Kasus kematian marbot masjid di Kabupaten Purwakarta, saat hendak mengumandangkan Adzan Dzuhur, berhasil diungkap…

5 jam ago

Polisi Bongkar Gudang Miras Ilegal Berkedok Bengkel Las di Bandung, Ribuan Botol Disita

SATUJABAR, BANDUNG--Sebuah bengkel las di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, digerebek polisi karena menjadi tempat menyimpan…

7 jam ago

Sudaryono: 66 Kepala SPPG Diberhentikan Tidak Hormat

SATUJABAR, JAKARTA – Sudaryono, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), menindak tegas dengan memproses pemberhentian secara…

11 jam ago

This website uses cookies.