Berita

Tahun Baru 2026: Wamenpar Sambut Wisatawan Mancanegara Perdana di Batam

SATUJABAR, BATAM – Sektor pariwisata Indonesia mengawali tahun baru dengan optimis. Wakil Menteri Pariwisata (Wamenpar) Ni Luh Puspa menegaskan Kepulauan Riau sebagai salah satu pintu masuk utama wisatawan mancanegara, seiring meningkatnya kunjungan wisman ke Batam.

Penegasan tersebut disampaikan saat Wamenpar menyambut langsung kunjungan wisman yang tiba di Batam pada hari pertama tahun 2026. Setelah menyambut wisatawan di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten pada Kamis (1/1/2026) dini hari, Wamenpar melanjutkan kunjungan kerja ke Batam.

“We welcome you, we hope that you enjoy your stay here (Kami menyambut para wisatawan, kami berharap Anda semua dapat menikmati liburan di sini),” ujar Wamenpar Ni Luh Puspa saat menyambut wisman di Pelabuhan Ferry Internasional Gold Coast, Batam, Kamis (1/1/2026).

Pada kesempatan ini, Wamenpar menyambut wisatawan asal Malaysia yang datang menggunakan kapal Kepri Coral Glory dari Pelabuhan Stulang Laut, Malaysia. Wisatawan disambut hangat dengan kalungan bunga, pertunjukan Tari Kreasi Melayu, serta bingkisan menarik sebagai wujud keramahan Indonesia dan pengalaman pertama yang berkesan.

Wamenpar menegaskan, Kepulauan Riau merupakan satu dari tiga pintu masuk utama wisman bersama Bali dan Jakarta.

“Tentu kita harus terus bersinergi untuk mengembangkan pariwisata yang semakin kuat, tangguh, berdaya saing, sekaligus berkelanjutan dan berkualitas,” ujarnya.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kepulauan Riau menunjukkan, jumlah kunjungan wisman ke Kepri periode Januari–Oktober 2025 mencapai 1.662.644 kunjungan, meningkat 21,77 persen dibanding periode yang sama tahun 2024.

Dari jumlah tersebut, Kota Batam menyumbang sekitar 1.290.010 kunjungan wisman, dengan Singapura sebagai penyumbang terbesar, disusul Malaysia, Tiongkok, India, dan Filipina.

Pemerintah Kota Batam optimistis target 1,5 juta kunjungan wisman hingga akhir 2025 dapat tercapai, dan pada 2026 ditargetkan meningkat menjadi 1,7 juta kunjungan.

“Ini memberikan optimisme bahwa sektor pariwisata kita akan terus tumbuh positif pada tahun ini,” kata Wamenpar.

Kementerian Pariwisata, katanya, akan terus mendukung penguatan daya tarik destinasi di Batam dan Kepri, antara lain melalui penyelenggaraan event nasional dan internasional.

“Kami akan mendorong pariwisata berkualitas melalui produk wisata unggulan seperti wellness tourism, gastronomi, wisata bahari, seni dan desain, serta heritage. Mari kita berkolaborasi agar penyelenggaraan event ke depan semakin baik dan berdampak luas,” ucapnya.

Wamenpar juga berharap momentum awal tahun ini menjaga optimisme pencapaian target kunjungan wisatawan nasional pada 2026.

Salah satu wisatawan asal Malaysia, Khairudin, mengaku antusias dengan penyambutan yang diberikan. “Penyambutan ini memberikan kenangan yang manis, apalagi ini kunjungan pertama saya ke Batam,” ujarnya.

Editor

Recent Posts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

52 menit ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

58 menit ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

1 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

1 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

6 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

6 jam ago

This website uses cookies.