Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)
SATUJABAR, SUMEDANG – Ragam langkah telah dilakukan Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam menciptakan iklim investasi yang kondusif. Salah satunya melalui penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dengan memberikan kemudahan pelayanan perizinan melalui Mal Pelayanan Publik, termasuk pemanfaatan layanan berbasis digital yang semakin mempermudah masyarakat maupun investor.
Selain memperkuat pelayanan publik, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar mampu memenuhi kebutuhan dunia industri. “Kami memiliki Balai Latihan Kerja (BLK) yang secara berkelanjutan memberikan pelatihan kepada masyarakat sesuai kebutuhan industri. Dengan demikian, kompetensi tenaga kerja yang tersedia dapat selaras dengan kebutuhan perusahaan yang berinvestasi di Sumedang,” jelas Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir di Forum Diskusi Ekonomi Regional Jawa Barat bertema “Membangun Ekonomi Digital Berbasis Budaya dan Kearifan Lokal” di Aula Tampomas, Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Selasa (23/6/2026).
Bupati menambahkan, pemerintah daerah juga menyiapkan berbagai kebijakan pendukung, termasuk pemberian insentif fiskal sesuai ketentuan yang berlaku, seperti keringanan pajak dan retribusi melalui regulasi yang telah disiapkan.
Menurutnya, keberhasilan investasi juga sangat ditentukan oleh terciptanya iklim daerah yang aman, nyaman, dan kondusif. “Kami harus menjadi daerah yang terbuka dan ramah terhadap para investor. Kehadiran mereka akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Karena itu pemerintah harus hadir sebagai penggerak, pengorkestrasi, sekaligus membangun sinergi seluruh pemangku kepentingan agar investasi yang masuk benar-benar memberikan dampak positif bagi daerah,” katanya.
Promosi potensi kawasan Rebana di Sumedang terus dilakukan secara masif melalui berbagai forum, baik di tingkat nasional maupun internasional. Upaya tersebut mulai menunjukkan hasil dengan hadirnya sejumlah investor dari berbagai negara.
“Kami terus melakukan promosi dan alhamdulillah hasilnya mulai terlihat. Investor dari berbagai negara seperti China, Arab Saudi, Kuwait, Rusia, dan negara lainnya mulai datang untuk melihat potensi Sumedang. Tentu kami juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak, termasuk Pak Helmi Yahya, yang turut membantu memperkenalkan potensi daerah ini,” ungkapnya seperti dikabarkan Humas Pemkab Sumedang.
FULLERTON — Kompetisi bulu tangkis internasional bergengsi, YONEX US Open 2026, resmi bergulir pekan ini.…
SATUJABAR, BANDUNG – Piala Dunia 2026, Selasa 23 Juni 2026 waktu setempat atau Rabu 24…
SATUJABAR, SUMEDANG – Kabupaten Sumedang memiliki fondasi yang kuat untuk menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru…
SATUJABAR, BANDUNG – Pendaftaran SPMB atau Sistem Penerimaan Murid Baru Kota Bandung jenjang SD dan…
PON 2028 resmi akan digelar di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa Tenggara Barat…
PON 2028 akan diselenggarakan di tiga daerah yakni Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Provinsi Nusa…
This website uses cookies.