Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Garut resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kerja sama strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.(FOTO: Humas Pemkab Sumedang)
BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Sumedang dan Garut resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) sebagai bentuk kerja sama strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Penandatanganan MoU ini menandai dimulainya babak baru dalam kolaborasi antar daerah, dengan fokus pada berbagai bidang seperti penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pengembangan potensi lokal.
Acara penandatanganan berlangsung di Kantor DPMPTSP Kabupaten Garut, yang dihadiri oleh Pj. Bupati Sumedang, Yudia Ramli, dan Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin.
Kedua belah pihak menunjukkan komitmen untuk mencari solusi dan membangun koordinasi yang efektif guna membawa perubahan positif bagi kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.
Pj. Bupati Sumedang, Yudia Ramli, menjelaskan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh kedua kabupaten.
Ia berharap bahwa sinergi ini akan membantu kedua daerah saling melengkapi kekurangan dan kelebihan masing-masing guna mempercepat proses pembangunan yang berkelanjutan.
“Kabupaten Garut memiliki keunggulan dalam pengelolaan pariwisata yang sudah dikelola dengan baik. Selain itu, sektor UMKM Garut juga mengalami peningkatan signifikan, bahkan batik Garut kini telah dikenal di tingkat internasional,” ungkap Yudia Ramli dikutip sumedangkab.go.id.
Sementara itu, Pj. Bupati Garut, Barnas Adjidin, menambahkan bahwa kesepakatan ini merupakan langkah awal untuk menjalin kerjasama yang diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kedua daerah.
Ia menyatakan bahwa kerjasama ini akan menjadi fondasi untuk kemajuan Kabupaten Sumedang dan Garut, dan akan segera diikuti dengan langkah-langkah lebih lanjut.
“Kolaborasi ini akan memungkinkan kami mencapai tujuan pembangunan yang cepat dan efektif. Ini adalah pondasi yang baik untuk kemajuan kedua kabupaten, dan kami akan melanjutkan dengan langkah-langkah konkrit ke depan,” jelasnya.
Dengan adanya MoU ini, diharapkan kedua kabupaten dapat bersama-sama membangun sinergi yang saling menguntungkan dan mendorong kemajuan daerah masing-masing.
SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putri Indonesia, Putri Kusuma Wardani melaju ke babak perempat…
SATUJABAR, JAKARTA--Kekerasan terhadap perempuan mengalami peningkatan di tahun 2025, tercatat mencapai 4.472 kasus. Dari data…
SATUJABAR, NEW DELHI – Wakil tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie mampu mengatasi perlawanan pemain asal…
SATUJABAR, BOGOR--Polisi mendatangi lokasi tambang PT Antam di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, untuk memastikan penyebab…
SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia…
SATUJABAR, JAKARTA - Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada November 2025 menurun. Pada periode…
This website uses cookies.