Sumedang Creative Expo 2024 digelar, event ini diikuti UMKM di Kabupaten Sumedang yang digelar di Terminal Ciakar, Sumedang.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)
BANDUNG – Sumedang Creative Expo 2024 digelar, event ini diikuti UMKM di Kabupaten Sumedang yang digelar di Terminal Ciakar, Sumedang.
SCE yang berlangsung selama tiga hari, hingga Minggu (29/12/2024), resmi dibuka oleh Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (DiskopUKMPP) Kabupaten Sumedang, Agus Kori Hidayat, pada Jumat (27/12/2024).
Dalam sambutannya, Agus Kori menyampaikan bahwa Sumedang Creative Expo 2024 merupakan hasil kolaborasi antara pengelola Terminal Ciakar Forum UMKM dan Pemerintah Kabupaten Sumedang. “SCE ini menampilkan berbagai produk UMKM dari Sumedang,” kata Agus dikutip Humas Pemkab Sumedang.
Ia menambahkan, acara ini diharapkan menjadi sebuah dorongan baru bagi para pelaku UMKM untuk mempromosikan produk mereka. “SCE menjadi media yang mempertemukan masyarakat dan pengusaha, yang diharapkan dapat meningkatkan interaksi dan, pada gilirannya, meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM,” ujarnya.
Dengan adanya SCE 2024, diharapkan UMKM Sumedang semakin dikenal dan berkembang, serta dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Sebelumnya, Sentra Kuliner Ikan Bendungan Jatigede resmi dibuka Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli, tepatnya di Desa Mekarasih, Kecamatan Jatigede.
Peresmian sentra kuliner ikan Bendungan Jatigede berlangsung pada Selasa (24/12/2024) dimana sentra kuliner itu berdampingan dengan keindahan Bendungan Jatigede.
Sentra kuliner ini diharapkan menjadi destinasi wisata kuliner yang menarik sekaligus tempat wisata keluarga yang unik.
Pj Bupati Sumedang Yudia Ramli optimis akan potensi manfaat sentra kuliner ikan ini.
Sebagai bantuan hibah dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), sentra kuliner ini diharapkan tidak hanya menjadi pusat ekonomi lokal, tetapi juga memiliki misi sosial dan kesehatan.
Ia berharap sentra ini dapat memanfaatkan sumber daya perikanan dari Bendungan Jatigede untuk mendorong perekonomian masyarakat sekitar, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan warga setempat.
“Sentra kuliner ini adalah wujud nyata upaya kita memanfaatkan potensi Bendungan Jatigede untuk mendukung ekonomi masyarakat sekitar. Selain menciptakan lapangan kerja dan menambah pendapatan, kami juga berharap dapat menurunkan angka stunting dengan menggalakkan konsumsi ikan sejak dini,” ujar Yudia Ramli dilansir Humas Pemkab Sumedang.
Pj Bupati juga mengajak masyarakat setempat untuk menjadi duta wisata kuliner dengan memanfaatkan media sosial, seperti TikTok, untuk mempromosikan sentra kuliner ini secara luas.
“Kita harus manfaatkan momentum ini agar sentra kuliner ini dikenal luas sebagai pusat wisata kuliner berbasis ikan yang unik dan khas,” tambahnya.
Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk…
Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…
Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…
SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…
This website uses cookies.