Berita

Sudah 70 Korban Longsor Cisarua Ditemukan, 10 Lagi Masih Dicari

SATUJABAR, BANDUNG–Cuaca cerah hari kedelapan mendukung proses pencarian korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, berjalan maksimal. Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakuasi 10 body pack (kantong jenazah), sehingga tinggal menyisakan sepuluh korban belum ditemukan.

Sepuluh body pack (kantong jenazah) korban bencana tanah longsor di Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, ditemukan Tim SAR gabungan di lima worksite, pada hari kedelapan proses pencarian, Sabtu (31/01/2026). Dua body pack ditemukan di worksite A-1, empat di worksite A-2, satu di worksite A-3, satu di worksite B-1, serta dua di worksite B-2.

“Tim SAR gabungan berhasil menemukan dan mengevakasi sepuluh body pack dari lima worksite. Semuanya langsung diserahterimakan ke Posko DVI (Disaster Victim Identification) Polda Jawa Barat, untuk dilakukan pemeriksaan dan proses diidentifikasi,” ujar Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian dalam keterangannya, Sabtu (31/01/2026).

Ade Dian mengatakan, penambahan sepuluh body pack yang ditemukan pada hari kedelapan, tidak terlepas dari cuaca cerah sehingga proses pencarian korban berjalan maksimal. Sepuluh body pack menambah jumlah korban yang sudah ditemukan menjadi 80 jenazah, sejak bencana tanah longsor menerjang Kampung Pasir Kuning dan Pasir Kuda, Desa Pasirlangi, Kecamatan Cisarua, Sabtu (24/01/2026) lalu.

“Korban yang sudah ditemukan dan dievakuasi hingga 31 Januari 2026, pukul 18.00 WIB, 70 body pack. Dari total 80 korban yang dilaporkan hilang, tinggal menyisakan sepuluh korban yang belum ditemukan,” kata Ade Dian.

Sementara itu, Kepala Basarnas, Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii, mengatakan, berdasarkan data dari Tim DVI Polda Jawa Barat, total sudah 52 jenazah yang sudah teridentifikasi. Terdapat 18 jenazah lagi dalam proses.

Seluruh jenazah yang berhasil diidentifikasi, sudah diserahkan ke pihak keluarga dan langsung dimakamkan. Operasi pencarian korban belum ditemukan terus dilanjutkan, hingga dua pekan ke depan, sejak bencana tanah longsor terjadi. Operasi pencarian diperpanjang berdasarkan hasil evaluasi semua unsur yang terlibat dalam Tim SAR gabungan, dengan pertimbangan masih ada korban belum ditemukan.

“Operasi ini akan terus berlanjut selama 14 hari, karena masih ada harapan korban lainnya bisa ditemukan. Kami mohon do’a dari semuanya agar cuaca bersahabat sehingga proses pencarian sisa korban belum ditemukan bisa berjalan maksimal,” kata Syafii.

Editor

Recent Posts

H-4 Libur Idulfitri 2026: 1,2 Juta Kendaraan Tinggalkan Jabodetabek

SATUJABAR, JAKARTA – Volume lalu lintas yang meninggalkan wilayah Jabotabek pada H-10 s.d H-4 libur…

2 jam ago

Menhub Dudy dan Kapolda Jabar Resmi Berlakukan One Way Nasional Cikampek-Kalikangkung

SATUJABAR, CIKAMPEK - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Kapolda Jawa Barat (Jabar) Irjen. Pol. Rudi…

2 jam ago

Jejak Pahlawan Nasional Perempuan Rahmah El Yunusiyyah Asal Padang Panjang

Memang tak banyak pahlawan dari kalangan perempuan. Di Tanah Sumatra ada sosok pahlawan dari kalangan…

7 jam ago

Lebaran 2026: Wapres Gibran Kunjungi Command Centre Jalan Tol Jasamarga di Bekasi

SATUJABAR, BEKASI - Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja dengan meninjau…

9 jam ago

H-4 Lebaran 2026, Penumpang Angkutan Umum Capai 6,2 Juta Orang

SATUJABAR, JAKARTA - Posko Pusat Angkutan Lebaran Terpadu 2026/1447 H mencatat, secara akumulatif sejak 13…

9 jam ago

Pertamina Patra Niaga Bersama Wamen ESDM Tinjau Kesiapan Distribusi Energi di Jawa Barat

SATUJABAR, PADALARANG– Pertamina Patra Niaga bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) serta Badan…

10 jam ago

This website uses cookies.