Berita

Suami Bunuh Istri di Cileunyi, Lalu Menyerahkan Diri Ke Kantor Polisi

SATUJABAR, BANDUNG – Seorang suami di Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, tega membunuh istrinya.

Korban dihabisi menggunakan gagang cangkul setelah terlibat cekcok, lalu pelaku menyerahkan diri ke kantor polisi.

Menurut Kapolsek Cileunyi, Kompol Suharto, AM (41), tersangka pelaku pembunuhan terhadap istrinya A (36), saat ini telah mendekam di sel tahanan Markas Polsek (Mapolsek) Cileunyi. Tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya, setelah menyerahkan diri.

“Kasus pembunuhan ini langsung terungkap, karena pelakunya menyerahkan diri. Tersangka mendatangi Mapolsek Cileunyi, dan mengaku telah membunuh istrinya,” ujar Kapolsek Cileunyi, Kompol Suharto, kepada wartawan, Selasa (30/04/2024).

Suharto menjelaskan, peristiwa pembunuhan terjadi di kediaman pasangan suami-istri tersebut, di Kampung Sukarame, Desa Cileunyi Kulon, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Tersangka tega menghabisi nyawa istrinya menggunakan gagang cangkul, setelah keduanya terlibat cekcok.

 

Gelap Mata

“Peristiwa pembunuhan terjadi di kediaman pasangan suami-istri tersebut, Senin dinihari (29/04/2024), sekitar pukul 01.35 WIB. Saat keduanya terlibat cekcok, tersangka mengaku gelap mata lalu mengambil gagang cangkul dan menghantamkan berkali-kali ke kepala istrinya,” jelas Suharto.

Suharto menambahkan, korban meninggal dunia di lokasi kejadian, setelah banyak mengeluarkan darah. Gagang cangkul dihantamkan saat korban sedang berbaring hingga mengenai kepala bagian belakang, samping kiri, serta di bagian telinga.

Tersangka langsung meninggalkan korban dalam kondisi sudah tidak berdaya. Dalam perjalanan meninggalkan rumahnya, tersangka mengarah ke Markas Polsek Cileunyi dan melaporkan kejadian.

Berangkat dari laporan tersangka, Unit Reserse Polsek Cileunyi bersama Tim Inafis Polresta Bandung melakukan pengecekan ke TKP (tempat kejadian perkara). Olah TKP langsung dilakukan setelah korban ditemukan di tempat tidurnya dalam posisi tertelungkup bersimbah darah.

Korban yang sudah tidak bernyawa langsung dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih, Bandung, untuk diotopsi.

Sejumlah barang bukti diamankan dari TKP, termasuk gagang cangkul sebagai alat digunakan tersangka saat menghabisi korban.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 338 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman pidana paling singkat 15 tahun kurungan penjara.

Selain itu, juga dijerat Pasal 44 ayat 2 Undang-Undang Penghapusan Kekerasan dalam Rumah Tangga, dengan ancaman hukuman pidana maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Editor

Recent Posts

Harga Emas Minggu 31/5/2026 Antam Rp 2.799.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Minggu 31/5/2026 jenis batangan Antam, dikutip dari situs Aneka Tambang…

30 menit ago

Singapore Open 2026: Juara Ganda Putri Digondol China

SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki babak final pada Minggu 31 Mei 2026 di…

58 menit ago

Pelaku pemalakan Pengendara Mobil Pelat ‘B’ Viral Saat Konvoi Persib Juara di Dago Ditangkap

SATUJABAR, BANDUNG--Pelaku pemalakan terhadap pengendara mobil berpelat nomor 'B' saat konvoi Persib Juara di kawasan…

2 jam ago

Ada Jamaah Tak Kebagian Makanan di Mina, Ini Respon Kemenhaj

SATUJABAR, MAKKAH - Menanggapi pemberitaan mengenai sejumlah jemaah haji asal Bangkalan yang tergabung dalam kelompok…

7 jam ago

Wamenhaj: Seluruh Jemaah Haji Indonesia Sudah Tinggalkan Mina

SATUJABAR, MINA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Republik Indonesia, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyampaikan…

7 jam ago

Timnas Indonesia Hadir di EA Sports FC, Industri Olahraga Indonesia Naik Level

Timnas Indonesia di EA Sports FC tidak hanya menjadi kebanggaan bagi pecinta sepak bola tanah…

9 jam ago

This website uses cookies.