Berita

STUNTING SUMEDANG: Ibu Hamil Dipasangi SINURMI

SATUJABAR, BANDUNG – Stunting terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Sumedang dengan menekan angka stunting di kawasan itu.

Pj. Bupati Sumedang Herman Suryatman melakukan sharing session sekaligus pembinaan terhadap 150 koordinator bidan, bidan desa, perwakilan kader dan perwakilan dari mahasiswa KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa.

“Mereka diberi pelatihan sekaligus meningkatkan kapasitas dalam penguasaan Sistem Informasi Monitoring Kesehatan Remaja Putri dan Ibu Hamil (SINURMI). Ibu hamil akan memakai gelang smart watch untuk memantau kesehatannya,” ujarnya di Aula Dinkes, Sabtu (2/12/2023).

SINURMI

SINURMI merupakan sebuah terobosan Pemkab Sumedang dengan Indosat untuk mengidentifikasi atau memonitor kesehatan ibu hamil dalam rangka menekan stunting di Sumedang.

Dari gelang smart watch itu akan diketahui kodisi detak jantung, tekanan darah dan saturasi, di sisi lain akan diketahui juga jumlah langkah dan lokasi ibu hamil.

“Saat ini ada 6.362 ibu hamil di Sumedang ada dan yang risiko tinggi sebanyak 1643 orang. Untuk tahap pertama ini, ibu hamil di 270 desa dan 7 kelurahan, akan diberikan smart watch SINURMI,” kata Pj. Bupati Herman dikutip situs Pemkab Sumedang.

Menurutnya, ibu hamil yang berisiko tinggi bisa dimonitor oleh perangkat desa, perangkat kecamatan dan kabupaten, termasuk bupati akan tahu kondisi kesehatan ibu hamil tersebut.

“Apabila kesehatannya terganggu, seperti denyut jantung, tekanan darah, dan saturasi, maka kami akan secepatnya menurunkan tim Buru Sergap Ibu Hamil atau Busermil,” terangnya.

Pj. Bupati berharap dengan terlatihnya 150 bidan, kader, dan mahasiswa akan menyampaikan kembali ke bidan-bidan lainnya.

“Ujungnya para bidan, kader dan mahasiswa akan melatih semua ibu hamil. Karena smart watch ini harus digunakan dengan tepat, dan disinkronisasika dengan smart phonenya yang kemudian baru bisa dilihat di dashboard,” ujarnya.

Dijelaskan Herman, SINURMI ini berbasis teknologi Internet Of Things (IOT).

“Dengan teknologi bisa didapatkan datanya dengan cepat. Good data good decission good result. Kalau ibu hamilnya sehat, akan melahirkan anak yang sehat. Maka kematian ibu bisa ditekan, kematian bayi bisa ditekan, dan zero new stunting bisa diwujudkan,” katanya.

Editor

Recent Posts

Bocah Hilang Saat Mencari Belut Di Garut Ditemukan Tewas

SATUJABAR, GARUT--Bocah berusia 9 tahun bernama Robi, yang dilaporlkan hilang di Sungai Cikandang, Kabupaten Garut,…

2 jam ago

Ini Dia Harga Acuan CPO dan Biji Kakao Periode Maret 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Harga Referensi (HR) komoditas minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO) untuk penetapan…

4 jam ago

Lebaran 2026: Mudik Unik Pakai Kereta Panoramik

SATUJABAR, JAKARTA - PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menyiapkan total 30.712 tempat duduk layanan…

4 jam ago

Warga Bisa Saksikan Gerhana Bulan Total Selasa 3 Maret Mulai Pukul 18.00 WIB

SATUJABAR, JAKARTA – Sebuah pemandangan menakjubkan akan hadir ke tengah-tengah kita. Masyarakat dapat melihat salah…

4 jam ago

Harga Tiket FIFA Series™ 2026, Ini Dia Daftarnya

SATUJABAR, JAKARTA - Timnas Indonesia akan berlaga di Turnamen FIFA Series™ 2026 yang berlangsung di…

4 jam ago

Info Penting Nih! Pengaturan Lalu Lintas serta Penyeberangan Selama Masa Arus Mudik dan Balik Angkutan Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Kementerian Pekerjaan Umum (PU), dan Korps Lalu…

5 jam ago

This website uses cookies.