Ilustrasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, INDRAMAYU–Tiga orang santriwati pondok pesantren (ponpes) di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, harus dilarikan ke rumah sakit setelah tertabrak mobil operasional Koperasi Merah-Putih. Pihak koperasi mengaku, bertanggungjawab atas peristiwa kecelakaan lalu-lintas, yang diduga disebabkan sopir mengantuk.
Peristiwa kecelakaan, mobil operasional Koperasi Merah-Putih menabrak tiga orang santriwati Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Urwatul Wutsqo, terjadi di Jalan MT. Haryono, Desa Dermayu, Kecamatan Sindang, Kabupaten Indramayu, Minggu (12/04/2026). Menurut pengurus Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, Ardi, peristiwa kecelakaan di dekat Pasar Caplek, terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, saat ketiga korban bersama rombongan santriwati lainnya sedang melakukan kegiatan rutin olahraga pagi.
“Ketiga korban (santriwati) terluka setelah tertabrak (mobil operasional Koperasi Merah-Putih). Lukanya itu lebih di bagian kepala, dan saat ini masih dalam perawatan di RSUD Indramayu,” ujar Ardi kepada wartawan, di Ponpes Al-Urwatul Wutsqo, yang berlokasi di Desa Terusan, Kecamatan Sindang.
Ardi mengatakan, tidak melihat langsung saat kecelakaan terjadi. Hanya saja, Ardi saat itu sedang mengawal rombongan santri laki-laki, dimana posisinya berada tidak jauh di belakang rombongan santriwati.
Saat sudah kejadian, situasi di lokasi sudah ramai warga. Tiga santriwati sudah tertabrak mobil operasional Koperasi Merah-Putih.
“Mobil yang menabrak itu mobil operasional Koperasi Merah Putih. Tapi, bukan Koperasi Merah Putih yang berlokasi disini,” kata Ardi.
Ketiga korban langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Indramayu untuk mendapatkan pertolongan medis. Ketiga korban, berinisial AM, WH, dan DT, semuanya berusia 13 tahun.
Ardi menjelaskan, olahraga pagi yang dilakukan rombongan santri saat kejadian, merupakan kegiatan rutin biasa digelar satu bulan sekali. Para santri berangkat dari pesantren menuju Alun-Alun Indramayu.
Posisi ketiga korban berjalan di bahu jalan, tiba-tiba dari arah belakang datang mobil operasional Koperasi Merah Putih langsung menyeruduk rombongan santriwati. Tiga santriwati menjadi korban hingga harus dilarikan ke rumah sakit.
“Anak-anak, termasuk ketiga korban berjalan di pinggir, tidak di tengah. Mereka baris berdua-berdua, tertabrak mobil dari arah belakang, karena diduga sopirnya mengantuk,” jelas Ardi.
Rute lalu-lintas dari pertigaan, mobil seharusnya belok ke kanan ke Bunderan Mangga. Tapi malah terus lurus ke Terusan, karena sopirnya mengaku mengantuk, kejadian tidak jauh dari Pasar Caplek
Koperasi Bertanggungjawab
Pihak Koperasi Merah Putih, mengaku, bertanggung jawab atas peristiwa kecelakaan tersebut. Sopir bersama mobilnya saatvini sudah diamankan di Markas Polsek (Mapolsek) Sindang.
“Alhamdulillah dari pihak sana (Koperasi Merah-Putih) bertanggungjawab. Ada iktikad baik dari sana,” ungkap Ardi.
Ketiga santriwati yang tertabrak, terdiri dari dua siswi tingkat SMP (Sekolah Menengah Pertama), dan satu tingkat MA (Madrasah Aliyah). Mereka dari Kabupaten Indramayu.
Pihak ponpes bersyukur adanya iktikad baik mau bertanggungjawab dari pihak Koperasi Merah Putih. Apalagi kondisi korban cukup serius membutuhkan penanganan medis lebih lanjut, bahkan satu santriwanti mengalami muntah saat bangun dari tidur.
Sementara itu, sopir mobil operasional Koperasi Merah Putih, bernama Purnama, 51 tahun, mengakui, mengantuk setelah melakukan perjalanan jauh dari Jakarta.
“Iya, mengantuk. Berangkat dari Jakarta jam satu malam, mau mengantarkan mobil ke Blitar,” aku Purnama, saat menjalani pemeriksaan di Mapolsek Sidang.
Purnama juga mengakui salah mengambil rute perjalanan, karena tidak bisa konsentrasi. Saat di pertigaan Terminal Sindang, mobilnya seharusnya belok kanan menuju arah Bunderan Mangga Indramayu, tetapi malah lurus ke arah Desa Terusan. Hingga saat tiba di dekat Pasar Caplek, mobilnya menabrak rombongan santriwati.
Kapolsek Sindang, AKP Karnala, mengatakan, kasus kecelakaan lalu-lintas yang mengakibatkan tiga korban luka santriwanti, ditangani Unit Penegakan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Indramayu. Mobil Koperasi Merah-Putih bernomor polisi B 9687 XYH, yang menabrak dan akan digunakan untuk operasional di Blitar Jawa Timu, telah diamankan.
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas batangan Antam Senin 13/4/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…
SATUJABAR, JAKARTA - PSSI melalui Departemen Teknik resmi menyelenggarakan Program Coach Educator Development yang berlangsung…
SATUJABAR, JAKARTA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono sebagai Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar (PB)…
SATUJABAR, BOGOR - Sebanyak 63 peserta mengikuti sosialisasi program pelatihan Tokutei Ginou (Specified Skilled Worker/SSW)…
SATUJABAR, BOGOR - Hampir satu bulan intensif melaksanakan penataan area eks Pasar Bogor dan sejumlah…
SATUJABAR, KUNINGAN - Pemerintah Kabupaten Kuningan terus menghadirkan inovasi untuk mendekatkan kebutuhan pangan berkualitas kepada…
This website uses cookies.