Berita

Soal Fenomena Pergerakan Tanah di Jabar, Ini 7 Daerah yang Rawan Bencana

Tingginya potensi hujan lebat di Jabar dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfir,

SATUJABAR, BANDUNG — Fenomena pegerakan tanah hingga tanah retak kerap kali terjadi pada sejumlah wilayah di Jawa Barat (Jabar). Faktor ini lebih disebabkan kondisi geologis tanah dan hujan terus mengguyur beberapa wilayah tersebut.

Di wilayah Jabar, fenomena pergerakan tanah menyasar beberaa daerah yang kondisi tanahnya tidak labil, dan rawan longsor. Pergerakan Tanah Sukabumi Pergerakan tanah di Sukabumi makin mengancam keselamatan warga Retakan dan pergerakan tanah selain terjadi di Desa Sukamaju, Kecamatan Cikembar, Kabupaten Sukabumi, juga sejumlah wilayah lain di Jabar, seperti Kabupaten Majalengka, Ciamis, Kuningan, Garut, Cianjur, Tasikmalaya serta Pangandaraan.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, operasi modifikasi cuaca (OMC) mendesak segera dilakukan dalam meminimalisasi potensi hujan lebat yang memicu bencana seperti banjir, longsor, angin kencang, dan pergerakan tanah di sejumlah wilayah Jabar.

“OMC tersebut, sudah kita laporkan ke Kepala Daerah selain BNPB. Kemarin juga telah dipersiapkan dalam rapat koordinasi,” tutur Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.

Dia mengatakan, OMC dengan menebarkan zat natrium klorida (NaCI) ke awan berpotensi di wilayah selatan Jabar, mulai dari Kabupaten Ciamis, Tasikmalaya, Pangandaraan, Sukabumi Cianjur hingga bagian selatan Banten.

“Curah hujan tidak dapat dihentikan, akan tetapi kita berupaya untuk meminimalisir intensitasnya dengan OMC,” terangnya.

Dia mengatakan, tingginya potensi hujan lebat di Jabar dipengaruhi sejumlah fenomena atmosfir, seperti La Nina lemah, modden julian ascilliation (MJO), gelombang ekuatorial rossby, gelombang kelvin yang berada di wilayah Indonesia. (yul)

Editor

Recent Posts

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

SATUJABAR, BOGOR--Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap…

6 jam ago

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal…

8 jam ago

Kemenhub Siapkan 841 Kapal Angkut 3,2 Juta Penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2…

8 jam ago

UMKM Indonesia Ekspor Bumbu Ke Arab Saudi

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

8 jam ago

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan IoT dan E-Sport di SMP Santo Yusup

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SMP…

8 jam ago

Bocah SD di Bandung Barat Dibunuh Kakak Tiri, Pelaku Ditangkap di Cianjur

SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa mengenaskan menimpa bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung…

10 jam ago

This website uses cookies.