Berita

Sistem One-Way Diterapkan Polisi di Jalur Wisata Lembang Urai Kepadatan

SATUJABAR, BANDUNG–Polisi berlakukan cara bertindak dengan menerapkan sistem one-way, atau satu arah, di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, saat arus balik Labaran 2026. Penerapan sistem one-way untuk mengurai kepadatan arus kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang.

Penerapan sistem one-way, atau satu arah, dilakukan Satlantas Polres Cimahi di jalur wisata Lembang, Kabupaten Bandung Barat, pada Hari Raya Idul Fitri, Sabtu (21/03/2026), dan Minggu (22/03/2026). Sistem one-way diterapkan secara situasional melihat kondisi arus kendaraan menuju kawasan wisata.

Sistem one-way diterapkan untuk mengurai arus kendaraan dari arah Bandung menuju Lembang. Arus kendaraan dari arah Lembang ditutup samlai kepadatan kendaraan terurai.

“Ya, kita terapkan sistem one-way, untuk menyambut gelombang kedatangan wisatawan dan pemudik dari arah Bandung menuju Lembang sebagai bagian dari rekayasa lalu-lintas. Sistem one-way menjadi langkah paling efektif mengurai kepadatan kendaraan,” ujar Kapolres Cimahi, AKBP Niko Nurullah Adi Putra kepada wartawan

Niko mengatakan, sistem one-way akan mengurai kepadatan kendaraan di simpul-simpul kemacetan. Pada arus balik, sistem one-way diterapkan jika arus kendaraan sudah tersendat, karena meningkatnya volume kendaraan di jalan raya.

“Intinya, kita terapkan sistem oneway di jalur wisata Lembang secara situasional. Anggota di lapangan yang mengetahui bagaimana kondisi arus lalu-lintas, otomatis akan langsung menerapkannya,” kata Niko.

Niko mengungkapkan, di jalur wisata menuju Lembang, saat ini sudah terjadi lonjakan volume kendaraan. Tidak di Lembang saja, kendaraan wisatawan juga terpantau ke kawasan wisata Cisarua.

“Tidak cuma di Lembang, kita pantau juga volume kendaraan di Cisarua sudah terjadi peningkatan kunjungan wisatawan. Penginapan juga banyak yang penuh,” ungkap Niko.

Niko meminta para wisatawan yang berwisata di Lembang tetap berhati-hati dan mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Sejumlah titik jalur alternatif menuju Lembang dan Cisarua, rawan longsor dan kecelakaan.

“Wisatawan diminta hati-hati dan waspada saat melewati jalur alternatif, seperti Jalan Kolonel Masturi dan Sersan Bajuri. Selain jalurnya sempit, berkelok, curam, juga rawan longsor,” tutup Niko.

Editor

Recent Posts

Jolin Angelia Runner Up Hydroplus Sirnas A Jawa Tengah 2026

SATUJABAR, SEMARANG - Jolin Angelia, atlet pelatnas PBSI, kalah dari Sausan Dwi Ramadhani (PB. Djarum)…

7 menit ago

Situ Gede Kota Bogor Diserbu Ratusan Orang

SATUJABAR, BOGOR – Situ Gede Kota Bogor menjadi salah satu obyek Gerakan bersih-bersih lingkungan yakni…

1 jam ago

Restoran Sederhana Buka Cabang di Singapura dan Australia

SATUJABAR, JAKARTA – Restoran Sederhana buka cabang di Singapura dan Australia menurut jadwal akan terwujud…

2 jam ago

Mendaki Gunung Dukono dan Gunung Lain Kini Dibatasi, Ini Daftarnya!

SATUJABAR, JAKARTA – Mendaki Gunung Dukono dan gunung lainnya kini dibatasi menyusul insiden meningkatnya aktivitas…

2 jam ago

Mahkota Binokasih Pajajaran dan Bogor

SATUJABAR, BOGOR – Mahkota Binokasih memiliki keterikatan sejarah dengan Bogor sebagai bagian dari peradaban Pajajaran.…

2 jam ago

Korban Hilang Gunung Dukono Terus Dicari

SATUJABAR, JAKARTA – Korban hilang Gunung Dukono di Halmahera masih dalam tahap pencarian Tim Search…

3 jam ago

This website uses cookies.