Gaya Hidup

Restoran Sederhana Buka Cabang di Singapura dan Australia

SATUJABAR, JAKARTA – Restoran Sederhana buka cabang di Singapura dan Australia menurut jadwal akan terwujud pada pertengahan 2026 ini.

Hal itu diungkapkan Direktur Global Minang Ventura (GMV), Nova Dana Eka Putri saat bertemu Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya di Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kamis (7 Mei 2026).

Menteri menyambut positif rencana pembukaan cabang restoran Sederhana di Singapura dan Australia pada pertengahan 2026. Keberhasilan ini mendorong penguatan subsektor kuliner sebagai bagian dari strategi memperluas penetrasi ekonomi kreatif Indonesia di pasar internasional.

Menteri mengutarakan, ekspansi kuliner tidak hanya berorientasi pada bisnis, tetapi juga menjadi medium diplomasi budaya Indonesia serta meningkatkan nilai ekonomi nasional.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif

“Ini bukan hanya sekadar meningkatkan penetrasi bisnis ke pasar internasional, tetapi bagaimana memperkenalkan budaya Indonesia melalui kuliner khas Nusantara. Tentu ini sejalan dengan Kementerian Ekraf bagaimana membawa local hero to national hingga go global,” jelas Menteri Ekraf dalam audiensi bersama jajaran restoran Sederhana Group di Kantor Kementerian Ekraf, Jakarta, Kamis (7 Mei 2026).

Teuku Riefky menambahkan, Kementerian Ekraf tengah mengusulkan 115 Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) agar masuk dalam cakupan ekonomi kreatif. Langkah ini dilakukan untuk menghadirkan dukungan kebijakan, insentif, serta program yang lebih tepat sasaran bagi pelaku ekonomi kreatif.

“Tentunya penentuan KBLI ini penting untuk menghadirkan insentif yang tepat sasaran kepada pegiat ekraf. Untuk itu, kita siap berkolaborasi dengan Sederhana karena apa yang dilakukannya dapat menjadi blueprint untuk pegiat ekraf terutama di sektor kuliner menjadi go global,” ungkapnya.

Dok. Biro Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif.

 

Tren Makanan Otentik

Direktur Global Minang Ventura (GMV), Nova Dana Eka Putri mengatakan, kehadiran restoran Sederhana di Singapura dan Australia bagian dari upaya memperluas pengenalan budaya Minang melalui kuliner. Keputusan ini juga sejalan dengan meningkatnya tren global terhadap makanan autentik serta peluang besar kuliner Indonesia di pasar internasional.

“Harapan kita memang ini jadi pintu masuk pertama untuk kita mengenalkan culture. Kami mendorong ekspansi kuliner Minang secara terstruktur dan berkelanjutan. Karena bagi kami ini bukan hanya membangun bisnis tetapi juga membawa warisan Indonesia untuk tumbuh dan berkembang di panggung dunia,” tutupnya.

Kuliner, Romi Astuti.

Turut hadir Direktur GMV Muhammad Badarudin; Komisaris GMV Nathania, Faiz; General Manager GMV, Fajar Teguh; Advisor Benz Budiman; Timothy selaku Mitra Sederhana Australia serta Asyraf dari Mitra Sederhana Singapura.

Editor

Recent Posts

Warga Jakarta Hilang Terseret Ombak Pantai Karangnaya Sukabumi

SATUJABAR, SUKABUMI--Seorang warga Jakarta dilaporkan hilang terseret ombak Pantai Karangnaya, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Korban…

20 menit ago

HUT Kemerdekaan RI ke-81: Warga Sumedang Tumpah Ruah Ngagogo Ikan

SUMEDANG - Warga tumpah ruah mengikuti tradisi ngagogo lauk di Kolam Masjid Al Kamil, Pusat…

3 jam ago

Presiden Prabowo Pimpin Upacara Detik-Detik Proklamasi

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia di…

3 jam ago

Bandara Husein Layani 10 Penerbangan di Long Weekend

BANDUNG - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Husein Sastranegara Bandung terus menunjukkan perkembangan positif. Pada…

3 jam ago

Alun-alun Bandung Kembali Dibuka, Wali Kota Ajak Warga Tertib

BANDUNG - Alun-alun Bandung Kota Bandung kembali dibuka untuk masyarakat setelah menjalani sejumlah evaluasi dan…

3 jam ago

11 Remaja Gerombolan Bermotor di Bandung, Ugal-Ugalan Ditangkap

SATUJABAR, BANDUNG--Sebelas orang gerombolan bermotor melakukan aksi ugal-ugalan di jalanan Kota Bandung, Jawa Barat. Mereka…

4 jam ago

This website uses cookies.