Presiden Korea Selatan, Yoon Seok Yeol. (foto: istimewa)
Presiden Korea Selatan, Yoon Suk Yeol, telah resmi ditahan oleh Kantor Investigasi Korupsi untuk Pejabat Tinggi (CIO).
SATUJABAR, SEOUL — Pagi ini, Yoon Suk Yeol resmi ditangkap oleh CIO setelah menerima surat perintah penangkapan di kediamannya. Petugas CIO tiba sekitar pukul 04.40 waktu setempat (02.40 WIB) untuk memulai proses penangkapan. Pada pukul 10.33 waktu setempat (08.33 WIB), surat perintah resmi diserahkan, dan Yoon Suk Yeol langsung dibawa ke kantor pusat CIO untuk menjalani pemeriksaan.
Tak lama setelah ditangkap, Yoon Suk Yeol merilis pesan video yang telah direkam sebelumnya untuk para pendukungnya. Dalam video tersebut, ia mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan kepadanya dan menyampaikan keprihatinannya atas runtuhnya supremasi hukum di Korea Selatan.
Yoon mengkritik prosedur hukum yang dinilainya ilegal, termasuk penerbitan surat perintah oleh lembaga tanpa wewenang investigasi dan penggunaan dokumen palsu oleh pihak berwenang. Ia menegaskan bahwa meskipun dirinya berada dalam posisi sulit, ia berharap warga negara tidak mengalami hal serupa di masa depan.
Ia juga menjelaskan bahwa kehadirannya di kantor CIO bertujuan mencegah konflik lebih besar, namun menegaskan bahwa langkah tersebut bukan berarti dirinya mengakui atau menyetujui proses penyelidikan yang dinilainya tidak sah.
Di akhir pesannya, Yoon menyampaikan harapan bahwa meskipun negara sedang menghadapi masa kelam, semangat generasi muda terhadap demokrasi memberikan harapan untuk masa depan Korea Selatan.
Ketika tidak menjalani pemeriksaan, Yoon Suk Yeol akan ditahan di Pusat Penahanan Seoul. Ia menjadi presiden pertama Korea Selatan yang ditangkap saat masih menjabat. (nza)
SATUJABAR, BANDUNG – Kompetisi Liga Primer Inggris 2025-2026 memanas setelah Manchester City menag 2-1 atas…
SATUJABAR, BANDUNG – Bayern Munchen menyegel title juara Bundesliga 2025-2026 pada laga ke-30. Pada laga…
Dengan melibatkan 640 personel, jumlah ikan sapu-sapu yang berhasil ditangkap mencapai sekitar 68.880 ekor dengan…
Keikutsertaan kopi Kuningan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal telah diakui…
Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga…
SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera…
This website uses cookies.