Gaya Hidup

Sangu Tutug Oncom yang Pulen & Gurih

Sangu Tutug Oncom adalah makanan khas Tasikmalaya. Makanan ini terbuat dari nasi yang diaduk dengan oncom goreng atau bakar.

Penyajian makanan ini umumnya dalam keadaan hangat.

ARTI NAMA

Secara etimologi, nama makanan ini terdiri dari gabungan tiga kata dalam bahasa Sunda, yakni: sangu, tutug, oncom.

Kata sangu merujuk kepada “nasi” yang merupakan makanan pokok orang Indonesia yang terbuat dari beras yang direbus, tutug yang bermakna “ditumbuk”, dan oncom yang merupakan makanan hasil fermentasi khas dari Jawa Barat.

 

PERKEMBANGAN

Asal usul pasti tentang makanan ini masih belum jelas, tetapi dipercaya bahwa sejak dekade 1940-an, makanan ini sudah ada dan menjadi makan sehari-sehari masyarakat sunda.

Oncom yang merupakan makanan sehari-hari pada zaman itu menciptakan pandangan bahwa makanan ini merupakan makanan kelas bawah karena mengalami kesengsaraan saat periode orde lama.

Penambahan oncom sebagai campuran nasi bertujuan untuk menyebabkan ilusi bahwa nasi terlihat lebih banyak dan padat.

Sejak tahun 2019, makanan ini menjadi salah satu dari 21 jenis makanan lokal untuk makanan maskapai penerbangan di Garuda Indonesia untuk rute penerbangan domestik.

 

BAHAN DAN PENYAJIAN

Oncom yang sedang disiapkan dengan dijemur di sinar matahari

Pada awalnya, nasi tutug oncom hanya disajikan dengan oncom bakar dan garam sebagai bumbu masak dan ditemani teh tawar sebagai sarapan.

Kini bumbunya menjadi bervariasi dengan menambahkan bawang merah, bawang putih, cabai, kencur dan garam yang ditumbuk halus bersama oncom yang telah dibakar. Selanjutnya, campuran oncom tersebut dibungkus menggunakan daun pisang dengan nasi hangat serta bawang goreng.

LAUK

Nasi Tutug oncom ditemani lauk ayam goreng, tahu dan tempe dengan potongan tomat, mentimun dan terung thailand sebagai hiasan

Nasi tutug oncom sering dilengkapi dengan pelbagai lauk, seperti ayam goreng, gepuk, mentimun, tahu, tempe serta sambal.

MINUMAN PENDAMPING

Minuman yang cocok untuk mendampingi minuman ini terdapat banyak pilihan. Aneka teh hangat atau panas sesuai selera anda dapat menjadi penutup makan yang oke.

Atau bisa juga dengan minuman yang mengandung rempah-rempah yang dapat melengkapi nutrisi asupan makan dan minum Anda.

Sumber: Wikipedia

Editor

Recent Posts

Timur Tengah Memanas, Jajaran Kemlu Eratkan Komunikasi Dengan WNI

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia melalui Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia (PWNI)…

8 jam ago

Minta Maaf, Menag: Zakat Rukun Islam yang Wajib Ditunaikan

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf atas pernyataannya terkait zakat yang…

8 jam ago

Kemenhaj Imbau Warga Tunda Umrah, Persiapan Haji Tetap Jalan

SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah mencermati perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang semakin dinamis…

9 jam ago

Kayu Raru Kandidat Herbal Antidiabetes, Ungkap BRIN

SATUJABAR, JAKARTA - Diabetes masih menjadi tantangan kesehatan global, termasuk di Indonesia. Hampir setengah miliar…

9 jam ago

Bupati Bogor Apresiasi Event ‘Dash Run’

SATUJABAR, CIBINONG - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengapresiasi atas semangat luar biasa yang ditunjukkan anak-anak…

10 jam ago

Mantap! Daya Saing Kabupaten Sumedang Peringkat Satu di Jawa Barat, Peringkat Lima Nasional

SATUJABAR, SUMEDANG - Kabupaten Sumedang menempati peringkat pertama di Provinsi Jawa Barat dan peringkat kelima…

10 jam ago

This website uses cookies.