Berita

Sakit Hati, Pegawai Bunuh Suami-Istri WNA Pakistan di Bogor

SATUJABAR, BOGOR–Sakit hati yang sudah dipendam lama, diduga menjadi pemicu kasus pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA)

asal Pakistan di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Kedua korban sebagai pasangan suami-istri, dihabisi pegawainya yang mengaku, sering diperlakukan tidak baik.

Pelaku pembunuhan disertai pencurian terhadap dua Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, di Kabupaten Bogor, telah berhasil diungkap polisi. Tim Satreskrim Polres Bogor menangkap pelaku yang telah menghabisi pasangan suami-istri, bernama Mohammad Afzal, 56 tahun, dan Firza Afzal, 47 tahun.

Pelakunya pegawai yang sudah tiga tahun bekerja di toko milik korban, berinisial MH, berusia 22 tahun. Pelaku menghabisi kedua majikan di rumahnya di Kampung Citeko Lapang, Desa Citeko, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, pada Minggu (01/03/2026)

Menurut Kapolres Bogor, AKBP Wikha Ardilestanto, hasil pemeriksaan sementara, motif utama pembunuhan karena pelaku menaruh dendam dan sakit hati terhadap kedua korban selama tiga tahun bekerja.

“Terkait motif, setelah dilakukan pemeriksaan sementara, pelaku dendam dan sakit hati terhadap kedua korban. Pelaku mengaku, kerap diperlakukan tidak baik, sering dimarahi dan dituduh mencuri, sehingga timbul niat pelaku merencanakan pembunuhan,” ujar Wikha, dalam keterangannya kepada wartawan.

Wikha menjelaskan, pelaku memendam rasa sakit hatinya selama bekerja di toko milik korban. Dendam tersebut kemudian berubah menjadi niat pelaku untuk merencanakan tindakan pembunuhan.

Pelaku yang sudah mempersiapkan golok dan senapan angin, secara diam-diam mendatangi rumah korban. Pelaku yang menunggu majikannya pulang, langsung menyerang dan mengeksekusi saat tiba di rumahnya.

“Pelaku masuk diam-diam ke rumah dan menunggu korban pulang, pada Minggu (01/03/2026) sore. Jadi bukan perbuatan spontan, tapi tindakannya sudah niat sebelumnya hingga kedua korban dihabisi di rumahnya,” jelas Wikha.

Selesai mengeksekusi, pelaku berusaha menghilangkan jejak dengan membawa kedua mayat korban menggunakan mobil lalu meninggalkannya di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Pelaku juga mengambil uang dari toko.

Sebelumnya diberitakan, polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah kosong di wilayah Kabupaten Bandung Barat. Kedua mayat tersebut, diketahui pasangan suami-istri Warga Negara Asing (WNA) asal Pakistan, korban pembunuhan di wilayah Kabupaten Bogor.

Penemuan dua mayat korban diketahui polisi setelah memeriksa dalam mobil yang terparkir di halaman rumah kosong di Kampung Pamucatan, Desa Ciburuy, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (03/03/2026), siang. Satreskrim Polres Cimahi memastikan, kedua mayat yang ditemukan dalam mobil minibus, merupakan korban kasus pencurian dengan kekerasan (curas), yang terjadi di wilayah hukum Polres Bogor.

“Jadi kami menerima informasi dari Satreskrim Polres Bogor, di wilayahnya telah terjadi perbuatan pencurian dengan kekerasan (curas). Berdasarkan hasil pendalaman, pelaku membuang jasad korban di wilayah hukum Polres Cimahi,” ujar Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Teguh Kumara kepada wartawan, Selasa (03/03/2026).

Teguh mengatakan, penemuan kedua mayat korban, berdasarkan pengakuan pelaku yang sudah ditangkap Tim Satreskrim Polres Bogor. Dari hasil koordinasi, Tim Satreskrim Polres Cimahi menelusuri informasi lokasi kendaraan minibus yang membawa kedua mayat korban yang dibuang di wilayah Kabupaten Bandung Barat.

“Berdasarkan informasi yang diterima, keduanya (korban) suami-istri WNA asal Pakistan. Hanya saja, suaminya sudah memiliki KTP Indonesia, atau sudah menjadi WNI,” kata Teguh.

Teguh mengungkapkan, pelaku diduga sengaja membuang jauh kedua mayat korban dari lokasi kejadian ke wilayah hukum Polres Cimahi, untuk menghilangkan jejak. Tim Satreskrim Polres Cimahi, berusaha menelusuri keberadaan kendaraan minibus yang mengangkut kedua mayat korban di sepanjang Jalan Raya Padalarang, hingga berhasil menemukannya terpakir di halaman rumah kosong.

Editor

Recent Posts

Turis Asing yang Naik Kereta Api Makin Banyak

SATUJABAR, JAKARTA - Mobilitas wisatawan mancanegara melalui transportasi kereta api terus menunjukkan peningkatan di awal…

2 jam ago

Kemenhub Siapkan 841 Kapal Angkut 3,2 Juta Penumpang Angkutan Laut Lebaran 2026

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Perhubungan telah menyiapkan 841 kapal dengan total kapasitas angkut sekitar 3,2…

2 jam ago

UMKM Indonesia Ekspor Bumbu Ke Arab Saudi

SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi…

2 jam ago

Wapres Gibran Tinjau Pengembangan IoT dan E-Sport di SMP Santo Yusup

SATUJABAR, BANDUNG - Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke SMP…

2 jam ago

Bocah SD di Bandung Barat Dibunuh Kakak Tiri, Pelaku Ditangkap di Cianjur

SATUJABAR, BANDUNG--Peristiwa mengenaskan menimpa bocah yang masih duduk di sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bandung…

4 jam ago

Kepada Menbud, Sultan Cirebon Ungkapkan Kondisi Keraton

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima kunjungan Sultan Sepuh XV Keraton Kasepuhan…

6 jam ago

This website uses cookies.