Berita

Rumah Digeledah KPK, Ono Surono Mengaku Tidak Terima Aliran Dana

SATUJABAR, BANDUNG–Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, mengaku, tidak terima aliran dana terkait kasus dugaan suap ijon proyek, yang menjerat tersangka Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang. Pengakuan Ketua DPD PDIP Jawa Barat tersebut, setelah rumahnya di Bandung dan Kabupaten Indramayu, digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, Ono Surono, buka suara, pasca rumahnya yang berada di Bandung dan Kabupaten Indramayu digeledah penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kegiatan penggeledahan yang dilakukan penyidik KPK di dua kediaman Ketua DPD PDIP Jawa Barat tersebut, terkait kasus dugaan suap ijon proyek, yang menjerat tersangka Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

Ono menegaskan, menghormati sepenuhnya proses hukum yang tengah berjalan di KPK. Sebagai warga negara yang taat, Ono memiliki kewajiban untuk menghormati setiap proses penegakan hukum.

“Ya, kita kan selama ini menghormati proses hukum yang sedang dijalankan KPK. Sidang-sidang pun sudah berjalan, kita tunggu saja,” ujar Ono, menjawab pertanyaan wartawan saat ditemui Gedung Pakuan, Bandung, Rabu (15/04/2026).

Ono menyatakan, berbagai hal terkait kasus yang sedang ditangani KPK, telah disampaikan kuasa hukumnya kepada publik. Publik dan semua pihak diminta untuk bersabar merujuk pada fakta-fakta yang muncul di dalam persidangan.

“Tapi teman-teman kan juga tahu, yang sudah disampaikan oleh kuasa hukum saya kepada publik. Saya minta publik dan semua pihak bersabar merujuk pada fakta-fakta yang muncul di persidangan,” jelas Ono.

Ono menegaskan, publik bisa melihat langsung isi dokumen persidangan yang telah dibacakan. Dalam dakwaan, sama sekali tidak tercantum, tidak ada namanya.

“Teman-teman sudah mendengar dan melihat dakwaannya Pak Sarjan (tersangka pihak swasta). Ada nama saya enggak? Ada enggak? Tidak ada, ya sudah,” tegas Ono.

Ono juga memastikan, tidak ada aliran dana yang diterimanya, baik pribadi maupun ke partai. Aliran dana yang dinaksud, terkait kasus dugaan auap yang menjerat Bupati Bekasi nonaktif, Ade Kuswara Kunang.

“Dari awal sampai sekarang saya konsisten, tidak ada aliran (dana) apapun, baik ke pribadi maupun ke partai,” ungkap Ono.

Menyinggung uang ratusan juta yang ditemukan dan disita penyidik KPK dalam penggeledahan di rumahnya di Bandung. Ono kembali merujuk pada penjelasan dari kuasa hukumnya. Kuasa hukumnya sudah menyampaikan, uang yang ditemukan merupakan tabungan arisan milik istrinya.

Editor

Recent Posts

Kuota Wisatawan di TN Komodo Dibatasi, Kemenhut: Jaga Keberlanjutan Ekologi-Ekonomi

Kebijakan ini, lanjut Menhut, selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mendukung eco-tourism yang menjaga…

4 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026 Hadirkan Turnamen Prestisius

JAKARTA – Polytron Indonesia Open 2026 menjadi ajang bulutangkis internasional paling bergengsi yang akan diselenggarakan…

4 jam ago

Senator Agita Tegaskan Kualitas Pembentukan Perda yang Mempengaruhi Efektivitas Pemerintahan, Kepastian Hukum, dan Perlindungan Masyarakat

SATUJABAR, JAKARTA – Wakil Ketua III Badan Urusan Legislasi Daerah (BULD) Dewan Perwakilan Daerah (DPD)…

4 jam ago

Wamenpora Taufik Lepas Tim Piala Thomas dan Uber 2026

Pemerintah berharap seluruh atlet dapat bertanding dengan penuh semangat, menjaga kekompakan, serta mengharumkan nama bangsa.…

8 jam ago

Ratusan Massa GEMI Desak Kejaksaan Tetapkan Tersangka Tuper DPRD Indramayu Senilai Rp 16,8 Miliar

SATUJABAR, INDRAMAYU - Ratusan massa yang tergabung dalam Gabungan Elemen Masyarakat Indramayu (GEMI) melakukan aksi…

8 jam ago

Polres Indramayu Bongkar Kasus Porno Mengeksploitasi Anak

SATUJABAR, INDRAMAYU--Polres Indramayu, Jawa Barat, membongkar kasus pornografi melalui aplikasi live streaming di media sosial…

8 jam ago

This website uses cookies.