Berita

Roadshow Bus KPK Hadir di Kota Bandung untuk Sebarkan Pesan Antikorupsi

BANDUNG – Setelah sebelumnya mengunjungi Kabupaten Bandung Barat, Roadshow Bus Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini akan menyambangi Kota Bandung.
Dengan tema “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi,” acara ini akan berlangsung di Gedung Sate Bandung dari 8 hingga 11 Agustus 2024, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB.
Roadshow Bus KPK di Kota Bandung akan menyajikan berbagai kegiatan menarik. Acara ini akan meliputi edukasi antikorupsi, pameran UMKM, serta penyediaan berbagai layanan publik seperti Disdukcapil, Samsat, PMI untuk donor darah, perpustakaan, dan berbagai layanan lainnya.
Salah satu misi utama dari Roadshow Bus KPK 2024 adalah untuk menyebarluaskan nilai-nilai antikorupsi, khususnya dalam sektor politik, agar masyarakat lebih sadar dan menolak segala bentuk serangan fajar.
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat Wawan Wardiana, yang hadir di lokasi, menekankan pentingnya sosialisasi dan kampanye nilai-nilai antikorupsi kepada masyarakat. Ini menjadi semakin penting menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) serentak 2024.
Pemilihan Umum serentak mendatang akan melibatkan pemilihan Gubernur, Wakil Gubernur, Bupati, Wakil Bupati, serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota pada November 2024.
Roadshow Bus KPK akan melawat ke delapan kabupaten/kota dan empat provinsi di Pulau Jawa, termasuk Provinsi Jawa Timur (Kabupaten Bangkalan, Bojonegoro, dan Kota Surabaya), Provinsi Jawa Tengah (Kabupaten Brebes, Wonosobo, dan Kota Semarang), Provinsi Jawa Barat (Kabupaten Cianjur, Bandung Barat, dan Kota Bandung), serta Provinsi Banten (Kabupaten Lebak, Pandeglang, dan Serang).

Kolaborasi Pemda

Dalam program “Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi,” KPK akan berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk menghadirkan berbagai kegiatan, seperti Edukasi Pelajar, Sosialisasi bagi ASN, Temu Komunitas, Kuliah Umum, Nonton Bersama Film Antikorupsi, Senam Bersama Anti Politik Uang ‘Hajar Serangan Fajar’, Pameran UMKM, dan Layanan Publik, serta Executive Briefing Forkopimda.
“Program ini diharapkan dapat mempererat komunikasi antara masyarakat dengan pemerintah daerah, meningkatkan pemahaman serta kontribusi masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi, dan memastikan hak serta tanggung jawab masyarakat dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dari tindak pidana korupsi,” ungkap Wawan Wardiana dilansir situs Pemkot Bandung.
Editor

Recent Posts

Isi BBM Pertamax, Pria di Bogor Tipu Petugas SPBU Modus Tarik Tunai Palsu

SATUJABAR, BOGOR--Aksi nekat dilakukan seorang pria di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengisi bahan bakar mobil…

1 jam ago

Alibaba Group Jadi Mitra Resmi AI dan Cloud UEFA

Alibaba resmi ditunjuk sebagai Mitra Global AI, Cloud Computing, dan E-Commerce untuk ajang UEFA EURO…

3 jam ago

Ballon d’Or 2026 Digelar di London

Ballon d'Or tidak akan digelar di Prancis pada edisi 2026 ini. Tetapi akan berlangsung di…

3 jam ago

Gedung Parkir Modern di Pusat Kota Bandung,Perlukah?

SATUJABAR, BANDUNG – Gedung parkir modern dibutuhkan seiring dengan tingginya jumlah wisatawan yang datang ke…

3 jam ago

Darurat Sampah, Pemkot Minta Dukungan Pemprov

Darurat sampah ingin diberlakukan oleh Pemkot Bandung menyusul semakin beratnya system pengelolaan sampah. SATUJABAR, BANDUNG…

3 jam ago

Pembalakan Liar di Lampung, 2 Orang Diamankan

SATUJABAR, BANDAR LAMPUNG – Pembalakan liar (illegal logging) terjadi Provinsi Lampung melibatkan dua orang terduga…

5 jam ago

This website uses cookies.