Sport

Rekor Nasional Pecah di Indonesia Short Course Emerging Series 2026

Rekor nasional yang pecah antara lain oleh Adelia Chantika Aulia, 50 meter Backstroke Putri dan 200 meter Freestyle Putri.

SATUJABA, JAKARTA – Memasuki hari kedua penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series 2026, antusiasme peserta semakin terlihat. Ratusan atlet renang muda dari berbagai klub dan daerah di Indonesia tampil maksimal dalam kompetisi yang berlangsung pada Jumat, 5 Juni 2026, di Aquatik Stadium Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.

Kejuaraan yang digelar pada 4 hingga 6 Juni 2026 tersebut mempertandingkan 26 nomor individu dan estafet. Para peserta tidak hanya bersaing untuk meraih prestasi terbaik, tetapi juga menunjukkan hasil pembinaan yang telah dilakukan oleh klub maupun daerah masing-masing.

Kompetisi yang kompetitif dan penuh semangat turut melahirkan sejumlah rekor nasional baru. Pencapaian tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan atlet usia muda di cabang  olahraga renang terus menunjukkan perkembangan yang positif.

Adapun rekor nasional yang berhasil dipecahkan selama penyelenggaraan Indonesia Short Course Emerging Series 2026 antara lain:

Adelia Chantika Aulia – 50 meter Backstroke Putri dengan catatan waktu 27,65 detik.

Adelia Chantika Aulia – 200 meter Freestyle Putri dengan catatan waktu 2 menit 00,38 detik.

Jason Donovan Yusuf – 50 meter Backstroke Putra dengan catatan waktu 23,65 detik.

Arya Adrean Putra Haryono – 100 meter Breaststroke Putra dengan catatan waktu 58,68 detik.

Arya Adrean Putra Haryono – 200 meter Breaststroke Putra dengan catatan waktu 2 menit 12,39 detik.

BACA JUGA: Polytron Indonesia Open 2026: Jojo Maju ke Semifinal

Ketua Umum (Ketum) Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano Norman memberikan apresiasi dan ucapan selamat kepada para atlet yang telah berhasil memecahkan rekor nasional, serta seluruh pihak yang mendukung kelancaran Indonesia Short Course Emerging Series 2026.

“Selamat kepada para atlet yang berhasil meraih prestasi gemilang terutama memecahkan rekor nasional, luar biasa,” kata Ketum KONI Pusat seperti dikabarkan Humas KONI Pusat.

“Indikator kesuksesan penyelenggaraan kompetisi olahraga adalah prestasi atlet-atletnya, yakni dengan pemecahan rekor nasional,” lanjutnya.

“Terima kasih kepada seluruh pihak, mulai penyelenggara, pelaksana, sponsor dan khususnya para peserta yang begitu baik dalam mempersiapkan diri,” sambung Marciano.

Salah satu peraih rekor nasional, Adelia Chantika Aulia, mengapresiasi konsep penyelenggaraan kompetisi yang dinilainya mampu memberikan pengalaman berbeda bagi para atlet.

“Event kali ini cukup seru. Ini pertama kalinya Indonesia Short Course Emerging Series diselenggarakan dengan konsep seperti ini. Adanya panggung, lampu-lampu, dan suasana pertandingan yang berbeda membuat kompetisi terasa lebih menarik dan meriah,” ujar Chantika.

Menurutnya, kompetisi yang rutin dan berkualitas memiliki peran penting dalam meningkatkan kemampuan atlet.

“Kompetisi sangat penting bagi atlet. Di negara-negara seperti Amerika Serikat, atlet hampir setiap minggu mengikuti kompetisi atau time trial. Frekuensi pertandingan yang tinggi membantu kami melatih performa, mengasah kemampuan teknis, serta membangun kesiapan mental saat bertanding,” tambahnya.

Terkait pembinaan olahraga akuatik di Indonesia, Chantika berharap dukungan terhadap atlet, khususnya atlet pelatnas, dapat terus ditingkatkan agar mampu menghasilkan prestasi yang lebih tinggi di masa mendatang.

“Saya berharap pembinaan akuatik di Indonesia semakin baik. Atlet-atlet, khususnya yang berada di pelatnas, perlu mendapatkan pembinaan yang maksimal serta dukungan fasilitas yang memadai agar dapat terus meningkatkan prestasi,” tuturnya.

Menatap penyelenggaraan PON XXII/2028 Nusa Tenggara, Chantika juga menargetkan pencapaian yang lebih baik dibandingkan raihan pada PON sebelumnya.

Dengan mengusung tema “Empower Youth, Empower Indonesia, Believe In Your Future Scholar, Swimmer, Leader”, Indonesia Short Course Emerging Series 2026 tidak hanya menghadirkan kompetisi berkualitas, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun ekosistem pembinaan olahraga yang berkelanjutan.

Kejuaraan ini sekaligus menegaskan komitmen Akuatik Indonesia dalam memperkuat sistem pembinaan dan regenerasi atlet. Melalui kompetisi yang terstruktur, berjenjang, dan kompetitif, diharapkan semakin banyak bibit-bibit unggul yang mampu berkembang dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional pada masa mendatang.

Dengan semangat kolaborasi, pembinaan yang berkelanjutan, dan kesempatan bertanding yang semakin luas, Indonesia Short Course Emerging Series 2026 diharapkan menjadi fondasi penting dalam mencetak atlet-atlet renang masa depan yang siap membawa Merah Putih berkibar di panggung dunia.

Editor

Recent Posts

Hari Jadi Bogor 544: Kota Bogor Jadi Tuan Rumah Golok Road to UNESCO

Golok Road to UNESCO diikuti 50 peserta dari delapan provinsi. Ragam pusaka Nusantara ditampilkan antara…

56 menit ago

Ngalokat Cai di Talaga Saat Cisarua Bogor, Merawat Alam Lestarikan Budaya

SATUJABAR, CISARUA – Ngalokat cai di Talaga Saat Cisarua Bogor adalah manifestasi dari budaya luhur…

1 jam ago

Ketika Titiek Soeharto Diundang Bupati Kunjungi Sumedang

SATUJABAR, SUMEDANG - Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengundang Siti Hediati Soeharto alias Titiek Soeharto…

1 jam ago

Pemkab Garut Apresiasi Uniga Gelar Kreafest 4.0

SATUJABAR, GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut memberikan apresiasi tinggi kepada Fakultas Ekonomi Universitas Garut…

1 jam ago

KPK Soroti Penerimaan Murid Baru, Ini Temuannya

KPK menyebutkan sebanyak 28% penerimaan murid baru masih diwarnai pungli. KPK menyatakan jangan jadikan kecurangan…

1 jam ago

Ketum KONI Pusat Lantik Ketum KONI Papua

SATUJABAR, JAYAPURA - Ketua Umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI Purn Marciano…

2 jam ago

This website uses cookies.