Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, CIAMIS–Puluhan orang yang melempari Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ditangkap polisi. Aksi pelemparan yang dilakukan massa dari luar Ciamis, yang mengakibatkan kaca Gedung DPRD pecah,.diduga ingin membuat rusuh.
Puluhan orang diduga sebagai perusuh telah diamankan ke Markas Polres (Mapolres) Ciamis. Mereka melakukan aksi pelemparan ke arah Gedung DPRD Kabupaten Ciamis, pada Sabtu (30/08/2025) sore, hingga memgakibatkan kaca gedung pecah
Kapolres Ciamis, AKBP Hidayatullah, membenarkan, polisi bersama-sama masyarakat Ciamis, telah mengamankan puluhan orang diduga perusuh. Para pelalu yang melakukan aksi pelemparan ke Gedung DPRD, sebagian berasal dari luar Ciamis
“Mereka yang sudah kita amankan, sebagian berasal dari luar Ciamis. Segala tindkan anarkis akan kita tindak tegas sesuai aturan hukum yang berlaku,” ujar Hidayat, kepada wartawam, Minggu (32/08/2025).
Hidayat menyebutkan, nerdasarkan hasil pendataan, para pelku datang ke Ciamis dari beberapa daerah. Para pelaku sedang dalam pemeriksaan terkait tindakan anarkid yang dilakukan.
“Setelah kita data, para pelaku datang ke Ciamis dari Pangandaran, Banjar, dan Tasikmalaya. Jadi, jangan coba-coba bertindak anarkis dan berusaha membuat kekacauan di Ciamis, kita akan tindak tegas,” kata Hidayat.
Hidayat mengungkapkan, telah memiliki bukti-bukti baik video maupun foto atas tindakan anarkis yang dilakukan para pelaku. Hidayat berterimakasih kepada masyarakat Ciamis yang tidak mau terprpvokasi dan ikut membantu menjaga kondusivitas di Ciamis.
“Terimakasih kepada masyarakat Ciamis. Mari bersinergi selamatkan Ciamis dari orang-orang anarko dan tindakan anarkis yang melakukan melawan hukum,” ungkap Hidayat.
Hidayat menjelaskan, para pelaku yang diamankan sebagian besar anak-anak di bawah umur berusia 15 tahun hingga 16 tahun. Keterlibatan anak-anak dalam tindakan melawan hukum, menuntut peran orangtua lebih memperhatikan dan mengawasi anak-anaknya
SATUJABAR, INDRAMAYU--Alvian Maulana Sinaga, 23 tahun, mantan anggota Polri di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, dituntur…
Program BEKUP Global Scale-Up hadir sebagai akselerator yang mempersiapkan startup Indonesia menembus pasar internasional melalui…
Pemusnahan itu pada produk Alat Pemadam Api Portabel (APAP) yang tidak memiliki sertifikat SNI, terdiri…
SATUJABAR, CIANJUR--Polres Cianjur, Jawa Barat, berhasil mengamankan pengemudi mobil pikap, penyebab kematian seorang advokat salah…
Kementerian Perdagangan terus mendorong penguatan kapasitas pelaku usaha, khususnya UMKM perempuan, agar mampu beradaptasi dengan…
Kampanye “Aku Net-Zero Hero” dirancang dengan pendekatan yang sederhana, terukur, dan mudah diadopsi oleh individu/masyarakat.…
This website uses cookies.