Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir jelaskan program Jaga Desa.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)
SATUJABAR, SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri kegiatan Optimalisasi Jaksa Garda Desa dalam Mendukung Program Prioritas Nasional (Jaga Dapur dan Jaga Indonesia Pintar) sekaligus Pengukuhan DPC ABPEDNAS Kabupaten Sumedang Wilayah Hukum Kejaksaan Negeri Sumedang di GOR Tadjimalela, Kamis (25/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Jaksa Agung Muda Intelijen Kejaksaan Agung Reda Manthovani. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Kepala Kejaksaan Negeri Sumedang, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Wakil Bupati Sumedang, unsur Forkopimda, para camat dan kepala desa, pengurus DPC ABPEDNAS Sumedang, serta tamu undangan lainnya.
Bupati Dony menegaskan, kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi besar antara pemerintah, institusi kejaksaan, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dalam memastikan keberhasilan program pembangunan hingga ke tingkat akar rumput.
“Kegiatan ini merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan bahwa setiap program pembangunan, baik yang bersifat strategis nasional maupun program kabupaten, benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sampai ke tingkat desa,” ujar Bupati Dony dilansir laman Pemkab Sumedang.
Menurutnya, desa merupakan ujung tombak pembangunan nasional. Kemajuan bangsa sangat ditentukan oleh kemajuan desa, kecamatan, kabupaten, hingga provinsi yang menjadi fondasi utama pembangunan Indonesia.
“Untuk itulah, Program Jaga Desa bagi kami merupakan program yang sangat visioner. Dalam membangun desa tidak cukup hanya dengan anggaran, tetapi juga memerlukan pendampingan, pengawasan, dan edukasi agar tata kelola pemerintahan desa semakin transparan, akuntabel, dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
Kehadiran Program Jaga Desa merupakan langkah berkelanjutan yang akan terus dioptimalkan demi mendorong kemajuan dan kemandirian desa. Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Kejaksaan dan ABPEDNAS atas pendekatan preventif dan edukatif yang dilakukan dalam mendampingi pemerintah desa.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kejaksaan dan ABPEDNAS yang telah menghadirkan pendekatan preventif dan edukatif seperti ini sehingga desa semakin kuat dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan,” katanya.
SATUJABAR, JAKARTA - Sebanyak 4,7 juta akun anak telah dinonaktifkan oleh platform digital sebagai bagian…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Pariwisata (Kemenpar) mengajak masyarakat mengisi libur sekolah 2026 dengan mengeksplorasi berbagai…
SATUJABAR, JAKARTA - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) dan Coda Indonesia menandatangani Nota Kesepahaman…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke salah…
SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat layanan kesehatan mental bagi masyarakat. Salah…
SATUJABAR, JAKARTA - Ambisi Indonesia menjadi pemain utama dalam industri kendaraan listrik (electric vehicle/EV) global…
This website uses cookies.