Berita

Pos Polisi Unik di Kota Bandung Bernuansa ‘Lembur Kuring’

SATUJABAR, BANDUNG – Pos polisi menunjukkan wujudnya yang unik di Kota Bandung jelang Idul Fitri.
Seperti terlihat di Jalan Dago Kota Bandung tepatnya persimpangan Taman Cikapayang.
Kini, di sana berjejer saung-saung dengan berbagai ornamen etnik Sunda serta bangunan dari bilik yang membuat suasana serasa di pedesaan.
Bangunan tersebut merupakan Pos Pengamanan dan Pelayanan untuk memanjakan pemudik yang didirikan oleh Polrestabes Bandung pada Operasi Ketupat Lodaya Hari Raya Idul Fitri dan Cuti Bersama Lebaran Tahun 2023.
Kasubnit Pengaturan Penjagaan, Pengawalan dan Patroli (Turjagwali) Polrestabes Kota Bandung, Iptu Ronny Sukmana mengatakan, pihaknya sengaja membuat Pospam dengan konsep entik bernuansa kedaerahan untuk membuat nyaman para pengunjung sehingga merasa berada di kampung halaman.
“Untuk konsep kita etnik nuansa kedaerahan, disini nuansanya Sunda. Bisa dilihat ada gazebo, lesehan untuk istirahat para pemudik dan wisatawan yang datang ke kota Bandung,” katanya kepada Humas Bandung, Selasa 18 April 2023.

FASILITAS

Berbagai fasilitas yang disediakan WiFi, saung istirahat, ruang laktasi, kursi pijat dan fasilitas berbuka puasa gratis.
“Kita sediakan kursi pijat bagi yang perjalanan jauh, pegal-pegal badan bisa dipijit di sini secara gratis.  Ada saung untuk transit, kita juga menyiapkan takjil gratis bagi pengunjung,” ujarnya dilansir situs Pemkot Bandung.
Selain itu, masyarakat juga dapat mengakses berbagai informasi seperti titik kemacetan, atau juga melaporkan kehilangan dan berbagai layanan lainnya.
“Masyarakat juga dapat mengakses CCTV seputar Bandung raya, pengendara ingin melihat titik keramaian dan macet bisa menghubungi call center 110, kring reskrim. Kalau ada yang kehilangan atau tidak tahu jalan kita bisa mengarahkan,” kata dia.
Sebagai informasi, pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya dimulai pada 18-28 April 2023. Pada Pospam ini juga terdapat berbagai instansi yang membantu yakni Dinas Perhubungan, PMI, Dinkes, Satpol PP dan TNI.
Tahun ini, kata Ronny, diprediksi sekitar 200.000 wisatawan akan keluar masuk Kota Bandung. Untuk itu, ia mengimbau masyarakat tetap patuhi rambu-rambu lalu lintas, utamakan keselamatan di jalan, menghargai sesama pengguna jalan karena banyak warga pendatang yang berwisata.
Terkait puncak wisatawan, diperkirakan akan terjadi pada H-2 sampai H+2 lebaran.
“Mungkin di sekitar Dago Cikapayang untuk jalur wisata, akan ramai pada H-2 baik wisatawan yang akan ke kebun binatang dan Lembang dari luar kota,” katanya.
“Mari kita sama-sama saling menjaga demi kelancaran pelaksanaan lebaran tahun ini,” ujar Ronny menambahkan.
Editor

Recent Posts

Real Madrid Taklukan Mallorca 2-1, Guler Cetak Gol

SATUJABAR, BANDUNG – Real Madrid sukses memetik kemenangan atas Mallorca pada laga kandang di La…

17 menit ago

Indonesia Gagal di Total Energies BWF World Championships 2025

SATUJABAR, JAKARTA – Seluruh wakil Indonesia gagal di kejuaraan dunia bulu tangkis Total Energies BWF…

2 jam ago

Daftar Fasilitas Dirusak dan Dibakar Saat Aksi Demo Rusuh di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Aksi demonstrasi di Kota Bandung, Jawa Barat, pada Jumat, 29 Agutus 2025, rusuh. Aksi…

12 jam ago

Kerusakan hingga Rumah dan Mobil Dibakar Saat Aksi Demo di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG--Kota Bandung mencekam saat aksi demo pada Jum'at, 29 Agustus 2025. Aksi demo sebagai…

12 jam ago

Polda Jabar Tetapkan Status Siaga 1

SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan status siaga satu pasca kerusuhan saat aksi demonstrasi di beberapa…

12 jam ago

Famtrip Wisata Selam ASEAN di Alor, Promosi Bahari Indonesia Makin Mendalam

SATUJABAR, ALOR- Kawasan wisata Alor, NTT kembali jadi sorotan dunia selam. Kementerian Pariwisata (Kemenpar) baru…

23 jam ago

This website uses cookies.