Berita

Polri Pecat AKP Dadang Penembak Kasatreskrim Polres Solok Selatan

SATUJABAR, JAKARTA– Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) menjatuhkan sanksi administratif, pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), alias dipecat sebagai anggota Polri terhadap AKP Dadang Iskandar, pelaku penembakan Kasatreskrim Polres Solok Selatan. Sidang KKEP memutuskan sanksi etika, perilaku melanggar sebagai perbuatan tercela pelaku dalam kasus penembakan, yang menewaskan Kompol (Anumerta) Riyanto Ulil Anshar.

Sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH), alias dipecat sebagai anggota Polri, yang dijatuhkan dalam Sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) terhadap AKP Dadang Iskandar, disampaikan Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol. Sandi Nugroho.

“Memutuskan Sidang KKEP, dengan sanksi etika yaitu perilaku melanggar sebagai perbuatan tercela. Kedua, sanksi administratif berupa pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) sebagai anggota Polri,” ujar Shandi di Markas Besar (Mabes) Polri, Jakarta Selatan.

Sandi mengatakan, Sidang KKEP  terhadap mantan Kabag Ops. Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar, dinyatakan selesai. AKP Dadang Iskandar dinyatakan bersalah atas perbuatan tercela, melakukan penembakan terhadap Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Kompol (Anumerta) Riyanto Ulil Anshar.

AKP Dadang Iskandar menerima atas putusan Sidang KKEP, dipecat sebagai anggota Polri, dengan tidak mengajukan upaya banding. Setelah menerima sanksi pemecatan, Dadang selanjutnya akan menjalani proses sidang tindak pidana.

Sidang KKEP digelar tertutup dengan menghadirkan langsung AKP Dadang Iskandar, di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa (26/11/2024) malam, sekitar pukul 19.45 WIB. Selesai menjalani sidang, Dadang keluar dari Gedung TNCC dengan pengawalan, mengenakan pakaian berwarna kuning bertuliskan ‘Patsus Divproram Polri’.

Aksi penembakan yang menewaskan Kasatreskrim Polres Solok Selatan, Kompol (Anumerta) Riyanto Ulil Anshar, terjadi di pelataran parkiran Markas Polres (Mapolres) Solok Selatan, pada Jum’at (22/11/2024) dinihari. Dua butir peluru yang ditembakan Kabag Ops. Polres Solok Selatan, AKP Dadang Iskandar dari senjatanya, mengenai bagian pelipis wajah dan pipi korban.

AKP Dadang Iskandar juga akan menghabisi Kapolres Solok Selatan, AKBP Arief Mukti. Dadang sempat memuntahkan tujuh butir peluru dari senjatanya ke rumah dinas (rumdin) Kapolres, setelah menembak mati Kasatreskrim Polres Solok Selatan.(chd).

Editor

Recent Posts

Luar Biasa! Produk Kopi Kuningan Ikuti World of Coffee Asia 2026 di Thailand

Keikutsertaan kopi Kuningan dalam ajang internasional ini menjadi bukti bahwa kualitas produk lokal telah diakui…

2 menit ago

Di Madinah, Ratusan Petugas Haji Langsung Ikuti Bimbingan Teknis

Keberadaan tenaga pendukung sangat vital dalam mendukung kinerja PPIH secara keseluruhan. SATUJABAR, MADINAH - Tenaga…

7 menit ago

OJK Minta BNI Tuntaskan Penyelesaian Kasus Dugaan Penyimpangan Dana Nasabah KCP Aek Nabara

SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk segera…

13 menit ago

Personel UNIFIL Asal Prancis Tewas, Indonesia Sampaikan Dukacita dan Solidaritas

Indonesia menyatakan solidaritas bersama Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya. SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah Indonesia…

3 jam ago

Wondr Kemala Run 2026 Dongkrak UMKM Bali

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar sesuai rencana, dengan total 11.000 peserta mengikuti lomba mulai dari…

4 jam ago

Ribuan Warga Guyub di Acara Sapu-Sapu Bandung

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menjelaskan, program ini bukan sekadar kegiatan bersih-bersih, tetapi upaya membangun…

4 jam ago

This website uses cookies.