Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan menghadiri acara Hajat Bumi Rawa Binong, di Desa Hegarmukti Kecamatan Cikarang Pusat, pada Sabtu (3/8/2024).(FOTO: Humas Pemkab Bekasi)
BANDUNG – Pj Bupati Bekasi Dani Ramdan, menghadiri acara Hajat Bumi Rawa Binong yang digelar di Desa Hegarmukti, Kecamatan Cikarang Pusat.
Dalam acara tersebut, Dani Ramdan menyampaikan pentingnya melestarikan acara adat ini sebagai bentuk rasa syukur dari masyarakat setempat.
Menurut Dani Ramdan, acara adat Hajat Bumi di Situ Rawa Binong merupakan warisan budaya yang harus dipertahankan.
“Acara ini tidak hanya sebagai ungkapan rasa syukur atas limpahan rezeki, tetapi juga berfungsi untuk melestarikan seni budaya daerah. Kesenian lokal mendapatkan ruang untuk tampil dan diperkenalkan kepada generasi penerus,” jelas Dani Ramdan dilansir situs Pemkab Bekasi.
Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Bekasi memerlukan lebih banyak event dan destinasi wisata seperti Hajat Bumi Rawa Binong.
“Dengan jumlah penduduk yang besar di Kabupaten Bekasi, setiap desa seharusnya memiliki destinasi wisata dan event menarik seperti yang ada di Rawa Binong. Hal ini bisa menghidupkan suasana dan aktivitas di destinasi wisata,” tambahnya.
Selain itu, Dani Ramdan menekankan dampak positif dari acara tersebut terhadap perekonomian lokal.
“Kegiatan budaya seperti ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar, seperti warung-warung, tempat parkir, dan fasilitas umum lainnya yang menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Untuk meningkatkan daya tarik wisatawan, Pemkab Bekasi telah melakukan penataan taman-taman di sekitar Situ Rawa Binong.
“Kami akan terus menambah infrastruktur untuk membuat area ini semakin nyaman dan menarik di masa depan,” ungkapnya.
Kepala Desa Hegarmukti, Ajo Subarjo, menjelaskan bahwa Hajat Bumi atau sedekah bumi di Situ Rawa Binong merupakan tradisi yang telah dijaga sejak tahun 1917.
“Kegiatan ini dilaksanakan setiap tahun sebagai bentuk syukur kepada Allah SWT atas rezeki yang diberikan kepada kita semua,” kata Ajo Subarjo.
Camat Cikarang Pusat, Edward Sutarman, berharap tradisi ini dapat terus dilestarikan dan menjadi salah satu pendukung utama dalam pengembangan wisata Kabupaten Bekasi.
“Kami berharap Rawa Binong dapat menjadi destinasi wisata unggulan di Kabupaten Bekasi. Ini memerlukan kerjasama semua pihak, terutama masyarakat, untuk mengembangkan potensi wisata ini,” pungkasnya.
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.