Berita

Perwira Kilang Balongan Respon Cepat Bangun Huntara di Sukabumi

Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pekerja kilang Balongan kepada masyarakat terdampak bencana.

SATUJABAR, SUKABUMI — Bencana alam hidrometeorologi berupa banjir bandang, tanah longsor ,dan bergerak melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sukabumi, pada 3-4 Desember 2024. Ratusan rumah  terdampak bencana itu, diketahui rusak hingga menyebabkan dievakuasi ke tempat aman.

Sampai saat ini sebagian masyarakat terdampak masih menetap di tenda pengungsian maupun fasilitas umum di Desa Bantarsari dan Desa Pabuaran di Kecamatan Pabuaran, Desa Langkap Jaya Kecamatan Lengkong serta beberapa wilayah lainnya di Kaupaten Sukabumi.

Merespon hal tersebut, Perwira Pertamina melalui Serikat Pekerja Pertamina Bersatu Balongan (SP-PBB) bergerak cepat mengumpulkan donasi yang berasal dari Pekerja Kilang Balongan, BAZMA RU VI dan PT Kilang Pertamina Internasional Unit VI Balongan. Dalam waktu singkat, SP-PBB berhasil menghimpun dana sebesar Rp 85.102.529. Dana itu kemudian disalurkan dalam bentuk pembangunan Hunian Sementara (Huntara) yang diperuntukan bagi masyarakat terdampak.

Pembangunan Huntara ini dikerjakan langsung oleh Perwira Kilang Balongan Peduli melalui SP-PBB bekerja sama dengan relawan lokal dan beberapa Non Government Organization (NGO) di antaranya Sehati Sukabumi, dan lainnya.

Rumah warga terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Sukabumi. (Dok. Istimewa)

Di lokasi terpisah, Ketua Umum SP-PBB Wawan Darmawan menyampaikan, apresiasinya kepada Pekerja Kilang Balongan yang berpartisipasi menjadi relawan di lokasi bencana mewakili SP-PBB.

“Penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian Pekerja Kilang Balongan kepada masyarakat terdampak bencana, semoga bantuan yang telah diberikan dapat bermanfaat bagi Masyarakat di Kecamatan Pabuaran Sukabumi yang terdampak bencana,” ujar Wawan.

Sampai hari ini, tercatat Perwira Kilang Balongan telah merealisasikan bantuan Huntara sejumlah 8 unit (3 unit dalam proses pembangunan) dan rencana pembangunan musholla sejumlah 1 (satu) unit. Adapun total Huntara yang telah berhasil dibangun di Kecamatan Pabuaran bekerja sama dengan beberapa NGO adalah sejumlah 24 unit dan bertahap mulai ditempati oleh masyarakat terdampak.

Mewakili perusahaan, General Manager RU VI Balongan Yulianto Triwibowo menyampaikan, harapannya agar masyarakat yang terdampak bencana alam di Sukabumi dapat segera pulih pasca bencana yang terjadi. Dia juga menyampaikan bahwa Perusahaan akan terus berupaya memberikan manfaat tidak hanya bagi masyarakat yang berada di sekitar wilayah operasional Kilang Balongan, namun juga yang membutuhkan uluran tangan dan kepedulian dari Kilang Balongan.

“Semoga Masyarakat di Sukabumi yang terdampak bencana dapat segera bangkit dan menjalankan aktivitas secara normal kembali,” ujar Yulianto. (yul)

Editor

Recent Posts

Satpam dan Siswi SMAN 1 Banjaran Bandung Tewas Terseret Arus Sungai

SATUJABAR, BANDUNG--Berupaya menyelamatkan siswi yang terseret arus sungai, seorang satpam sekolah di Kabupaten Bandung, Jawa…

25 menit ago

Rekrutmen Manajer Koperasi Desa Merah-Putih, Dibutuhkan 30 Ribu Formasi

SATUJABAR, JAKARTA--Pemerintah membuka rekrutmen untuk posisi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah-Putih tahun 2026. Rekrutmen secara resmi…

4 jam ago

Kasus Kekerasan Seksual Online Naik Setiap Tahun, Kemkomdigi Pelototi Kinerja Platform Digital

Pemerintah mengawasi lebih ketat platform digital, memastikan setiap penyelenggara sistem elektronik menjalankan tanggung jawabnya dalam…

4 jam ago

Kemkomdigi Beri Peringatan Terakhir Bagi Wikimedia Sebelum Diblokir

Jika dalam 7 hari kerja Wikimedia tidak juga mendaftar PSE sesuai dengan hukum yang berlaku…

4 jam ago

Kemenpora Masuk 5 Besar Kementerian Berkinerja Terbaik Versi Cyrus Network

Menpora: Hasil survei ini merupakan motivasi bagi seluruh jajaran Kemenpora untuk terus meningkatkan kualitas layanan…

5 jam ago

Menperin Optimistis Industri TPT Tetap Jadi Sektor Sunrise

Khusus untuk industri TPT, sepanjang tahun 2025 mencatatkan pertumbuhan sebesar 3,55% (year-on-year), dengan nilai ekspor…

5 jam ago

This website uses cookies.