Berita

Persiapkan Debat Pilgub 2024, KPU Jabar: Kita Tengah Merumuskan Materinya…

Materi debat akan dikaitkan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Jawa Barat.

SATUJABAR, BANDUNG — Pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Jabar 2024, bakal digelar dalam waktu dekat ini. Bahkan, saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat sudah menjadwalkan debat pasangan calon (paslon) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat yakni pada tanggal 11, 17 dan 23 November mendatang.

“Mereka (KPU, red) saat ini tengah mempersiapkan pelaksanaan debat dan merumuskan materi debat,” kata Ketua KPU Jawa Barat Ummi Wahyuni.

Dia mengatakan, debat pasangan calon mengacu kepada peraturan KPU nomor 13 dan petunjuk teknis nomor 1363. Mereka akan membentuk tim perumus debat berjumlah tujuh orang untuk menentukan tema dan teknis debat.

“Hari ini kami mengundang tim perumus tujuh orang dan juga ada dua narasumber yang kami undang. Tim perumus bisa dari professional, tokoh masyarakat dan akademisi,” ujar dia.

Dikatakan Ummi, materi debat akan dikaitkan dengan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Jawa Barat. Termasuk, kata dia, membahas terkait hak-hak penyandang disabilitas.

Ummi mengatakan, debat akan dilaksanakan di tiga wilayah yang berbeda di Provinsi Jawa Barat yaitu di Kabupaten Bogor, Cirebon dan Kota Bandung. Tiap sesi debat berisi materi yang berbeda.

“Ada enam tema nanti dirumuskan oleh tim perumus, kemudian nanti dibagi lagi di dalam 3 kali debat yang sudah kami tentukan di tanggal 11, 17, dan 23 November,” kata dia.

Tim perumus Yusfitriadi mengatakan, tengah merumuskan materi-materi debat yang akan dibahas dalam debat Pilgub 2024. Materi yang dibahas selaras dengan kerangka pembangunan provinsi yang telah direncanakan baik jangka pendek maupun panjang.

Dia mengatakan, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jawa Barat telah memberikan pemaparan terkait program pemerintah daerah mulai dari tata kelola pemerintahan, SDM, infrastruktur, pertanian dan lainnya.

“Itu semua aspek dari mulai tata kelola pemerintahan, SDM, infrastruktur, pusat dan daerah, pertanian, termasuk inklusivitas pelibatan program pemerintah,” ucap dia. (yul)

Editor

Recent Posts

Operasi Patuh 8-21 Juni 2026, Mayoritas Pakai ETLE

Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…

4 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Jafar/Felisha Masuk ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

5 jam ago

Menlu Turkiye Temui Presiden Prabowo di Hambalang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…

5 jam ago

Indonesia Tuan Rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026

Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…

5 jam ago

Waketum KONI Buka Musorprov KONI Kaltim 2026

SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…

5 jam ago

Polytron Indonesia Open 2026: Fajar/Fikri Gagal ke 16 Besar

SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…

5 jam ago

This website uses cookies.