Penyaluran kredit (ilustrasi/Pixabay)
BANDUNG – Penyaluran kredit baru triwulan II 2024 naik signifikan, menurut hasil survei perbankan Bank Indonesia.
Data Saldo Bersih Tertimbang (SBT) menunjukkan kenaikan menjadi 89,1%, dari 60,8% pada periode sebelumnya. Peningkatan ini terjadi hampir di semua jenis kredit, kecuali kredit konsumsi.
Untuk triwulan III 2024, penyaluran kredit baru diperkirakan akan terus meningkat dengan SBT yang diproyeksikan mencapai 93,6%.
Namun, standar penyaluran kredit pada periode tersebut diperkirakan akan sedikit lebih ketat, ditunjukkan oleh Indeks Lending Standard (ILS) positif sebesar 2,6%.
Kebanyakan aspek kebijakan penyaluran kredit diantisipasi akan lebih ketat, terutama dalam hal biaya persetujuan kredit, meskipun suku bunga kredit diperkirakan akan sedikit lebih rendah.
Survei juga mengindikasikan bahwa responden mempertahankan optimisme terkait pertumbuhan kredit hingga akhir tahun 2024, dengan prakiraan outstanding kredit yang terus bertumbuh.
Optimisme ini didorong oleh prospek kondisi moneter dan ekonomi yang positif, serta pengelolaan risiko yang relatif baik dalam penyaluran kredit.
SATUJABAR, JAKARTA – Sejumlah bibit siklon muncul di sekitar wilayah Iandonesia menjadi perhatian Badan Meteorologi,…
SATUJABAR, JAKARTA - Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi di Jakarta, Senin…
SATUJABAR, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Reserse Kriminal Kepolisian Negara Republik Indonesia…
SATUJABAR, BANDUNG--Polisi menemukan dua mayat laki-laki dan perempuan di dalam mobil terpakir di halaman rumah…
SATUJABAR, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi melalui Saudi Food and Drug Authority (SFDA) menetapkan larangan…
BANDUNG - Menyambut momen Idulfitri 1447 Hijriah, bank bjb memastikan kesiapan penuh dalam mendukung kebutuhan…
This website uses cookies.