Penumpang penerbangan domestik Desember 2023 yang berangkat melalui angkutan udara komersial dari Jawa Barat sebanyak 22,05 ribu orang. Angka itu turun 3,96 persen bila dibandingkan November 2023. (FOTO: ILUSTRASI)
SATUJABAR, BANDUNG – Penumpang pesawat domestik Januari 2024 dari Jawa Barat turun.
Seperti dilansir BPS Jabar, jumlah penumpang penerbangan domestik yang berangkat melalui angkutan udara komersial dari Jawa Barat sebanyak 17,08 ribu orang.
Data itu mengalami penurunan sebesar 22,53 persen bila dibandingkan Desember 2023 yang tercatat sebanyak 22,05 ribu orang.
Ditinjau menurut bandara keberangkatan, jumlah keberangkatan penumpang penerbangan domestik pada Januari 2024 didominasi oleh penumpang dari Bandara Kertajati dengan jumlah penumpang berangkat sebanyak 16,58 ribu orang.
Jumlah ini mengalami penurunan sebesar 23,80 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 21,76 ribu orang.
Sementara itu jumlah penumpang berangkat dari Bandara Husein Sastranegara pada Januari 2024 sebanyak 118 orang, mengalami kenaikan sebesar 280,65 persen dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 31 orang.
Adapun untuk penumpang domestik dari Bandara Nusawiru tercatat sebanyak 264 orang, naik sebesar 36,79 persen.
Penumpang domestik dari Bandara Wiriadinata sebanyak 19 orang, mengalami penurunan sebesar 73,24 persen, dan Penumpang domestik yang berangkat dari Bandara Cakrabhuwana Penggung sebanyak 105 orang.
SATUJABAR, JAKARTA – Pada final FIFA Series 2026 di Jakarta, pemain Jens Raven dipastikan masuk…
SATUJABAR, BANDUNG--Operasi Ketupat Lodaya 2026 di Jawa Barat, sejak 13 Maret telah resmi berakhir 25…
Jika Anda sedang berada di Bandung tentu Anda jangan sampai melewatkan spot-spot wisata kekinian yang…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menghadiri sekaligus membuka malam…
SATUJABAR, JAKARTA – Jay Noah Idzes terpilih sebagai PT Freeport Indonesia Men’s Player of The…
SATUJABAR, SEMARANG - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono mendampingi tinjauan…
This website uses cookies.