Pelabuhan (pexels)
SATUJABAR, BANDUNG – Ekspor Jawa Barat Januari 2024 capai USD 2,94 miliar atau meningkat 2,47 persen dibanding Desember 2023.
Akan tetapi, menurut data Badan Pusat Statistik Jabar, jika dibandingkan Januari 2023 turun 4,10 persen.
Ekspor Nonmigas Januari 2024 mencapai USD 2,91 miliar, meningkat 3,05 persen dibanding Desember 2023. Namun ekspor Migas turun sebesar 29,22 persen.
Disisi lain, nilai ekspor Nonmigas Januari 2024 menurun 4,09 persen dibanding bulan yang sama tahun 2023, begitu pula ekspor Migas turun 4,88 persen.
Peningkatan nilai ekspor Nonmigas terbesar Januari 2024 terhadap Desember 2023 terjadi pada golongan Mesin dan Perlengkapan Elektrik (USD 41,07 juta).
Diikuti Karet dan Barang dari Karet (USD 14,43 juta) serta Pakaian Jadi bukan Rajutan (USD 10,56 juta).
Menurut sektor, ekspor Nonmigas hasil industri pengolahan Januari 2024 turun 3,99 persen dibanding bulan yang sama tahun 2023.
Begitu pula ekspor hasil pertanian serta hasil tambang dan lainnya turun masing-masing 4,98 persen dan 88,83 persen.
Ekspor Nonmigas Januari 2024 terbesar adalah ke Amerika Serikat, yaitu USD 509,45 juta, disusul Jepang USD 240,92 juta, dan Filipina USD 239,51 juta dengan kontribusi ketiganya mencapai 34,06 persen.
BANDUNG - Disbudpar atau Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung terus memperkuat branding pariwisata di…
BANDUNG - Aktivitas perjalanan menuju Kota Bandung menunjukkan angka yang cukup tinggi sepanjang semester pertama…
SATUJABAR, PANGANDARAN--Jembatan Gantung Pongpet di Kabupaten Pangandaraan, Jawa Barat, tiba-tiba anjlok saat dilintasi Bupati Pangandaran,…
JOMBANG - Presiden Prabowo Subianto menerima kartu tanda anggota Nahdlatul Ulama (Kartanu) yang diserahkan oleh…
SATUJABAR, JAKARTA--Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan penyidikan dugaan kasus tindak pidana korupsi di Pemerintah Kabupaten…
BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan meminta jajaran manajemen baru Perumda Tirtawening Kota Bandung…
This website uses cookies.