Berita

Penumpang Kereta Api Jabar Februari 2024 Naik

SATUJABAR, BANDUNG – Penumpang kereta api Jabar Februari 2024 naik 1,32 persen dibanding Januari 2024 yaitu dari sebanyak 1,67 juta orang menjadi 1,70 juta orang.

BPS Jabar menyebutkan data jumlah penumpang kereta api Jabar Februari 2024 meliputi dua Daerah Operasi (Daop) Kereta Api yaitu Daop 2 Bandung dan Daop 3 Cirebon.

Mulai April 2022, data penumpang lokal dari Daop 2 terintegrasi dengan data penumpang Wilayah II PT. Kereta Commuter Indonesia (KCI) yang mencakup data penumpang wilayah Jabodetabek dari Daop 2 dan sebagian dari Daop 1.

 

DAOP 2 BANDUNG

Sebagian besar penumpang kereta api berasal dari Daop 2 Bandung yaitu sebanyak 1,54 juta orang atau sebesar 90,78 persen dari total penumpang pada Februari 2024.

Sisanya berasal dari Daop 3 Cirebon sebanyak 156,47 ribu orang atau sebesar 9,22 persen. Jumlah penumpang dari Daop 2 Bandung Februari 2024 mengalami kenaikan sebesar 1,39 persen.

Sementara jumlah penumpang dari Daop 3 Cirebon juga mengalami kenaikan sebesar 0,66 persen dibanding Januari 2024 Secara year on year,  jumlah penumpang kereta api dari Jawa Barat pada Februari

2024 mengalami kenaikan sebesar 18,74 persen dibanding jumlah penumpang pada Februari 2023 yang tercatat sebanyak 1,43 juta orang.

Jumlah penumpang yang berangkat dari Daop 2 Bandung mengalami kenaikan secara year on year sebesar 16,44 persen dibandingkan Februari 2023 yang sebanyak 1,32 juta orang.

Sementara Daop 3 Cirebon jumlah penumpang mengalami kenaikan sebesar 47,35 persen dibandingkan Februari 2023 yang sebanyak 106,19 ribu orang.

 

PENUMPANG TAHUN 2023

Jumlah penumpang pada tahun 2023 mengalami fluktuatif setiap bulannya.

Pada bulan Februari jumlah penumpang kereta api Jawa Barat sempat mengalami penurunan secara month to month seperti tren pada tahun sebelumnya.

Pada Maret-April 2023, jumlah penumpang kembali mengalami kenaikan sering momen Ramadan & Idul Fitri. Pada Mei dan Juni 2023 mengalami penurunan, sedangkan Juli 2023 mengalami kenaikan.

Pada Agustus 2023 kembali mengalami penurunan, sedangkan pada September hingga Oktober 2023 kembali mengalami kenaikan, namun kembali mengalami penurunan pada November 2023.

Pada Desember 2023 kembali mengalami kenaikan seiring dengan liburan akhir tahun. Sementara di tahun 2024 meski sempat mengalami penurunan pada Januari 2024, tetapi pada Februari 2024 kembali mengalami kenaikan secara bulanan.

Editor

Recent Posts

Koordinasi Manajemen Talenta, Erick Thohir Usung Nilai Patriotik, Gigih, Empatik

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Erick Thohir, menghadiri Rapat Tingkat Menteri…

1 jam ago

ASEAN U-17 Boys Championship 2026: Indonesia Satu Grup Dengan Vietnam, Malaysia, dan Timor Leste

SATUJABAR, JAKARTA - Timnas Indonesia U-17 tergabung di Grup A pada ajang ASEAN U-17 Boys…

1 jam ago

Persis Ramadan Expo 2026, Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Keumatan

SATUJABAR, BANDUNG - Pengurus Pusat Persatuan Islam (PP Persis) menggelar Persis Ramadan Expo 2026 yang…

1 jam ago

Perhatian! Pemkot Bandung Mulai Bangun Halte BRT di 232 Titik

SATUJABAR, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung melalui Dinas Perhubungan mulai membangun halte Bus Rapid Transit…

1 jam ago

All England 2026: ‘Young Guns’ Raymond/Joaquin Harus Tampil All Out di Semifinal

SATUJABAR, BIRMINGHAM – Tampil menggebrak sejauh ini, Raymod Indra/Nikolaus Joaquin cukup memupus kesedihan wakil Indonesia…

2 jam ago

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 7/3/2026 Rp 3.059.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 7/3/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…

2 jam ago

This website uses cookies.