Pelantikan Pengurus KORMI Sumedang 2026-2031.(Foto: Humas Pemkab Sumedang)
SUMEDANG – Pengurus KORMI Sumedang atau Komite Olahraga Masyarakat Indonesia Kabupaten Sumedang masa bakti 2026–2031 dilantik oleh Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) Jawa Barat Denda Alamsyah. Jumlah pengurus sebanyak 32 orang.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir menghadiri acara yang dilaksanakan di Gedung Negara Sumedang, Sabtu (22/8/2026). Bupati Dony mengatakan, pelantikan tersebut menjadi awal pengabdian baru sekaligus momentum bagi jajaran pengurus KORMI untuk menggerakkan masyarakat Sumedang agar semakin sehat, produktif dan bahagia.
“Pelantikan ini sebuah awal pengabdian baru, sebagai momentum bagi pengurus untuk menggerakkan masyarakat Sumedang lebih sehat, produktif dan bahagia,” ujar Bupati Dony dikutip dari laman Pemkab Sumedang.
Menurutnya, olahraga kreasi memiliki peran penting dalam menggerakkan masyarakat agar lebih aktif berolahraga sekaligus membangun kualitas kehidupan masyarakat. Bupati Dony meminta KORMI terus menjaga dan melestarikan olahraga di Kabupaten Sumedang dengan memperluas ruang geraknya, termasuk hadir di sekolah-sekolah dan berbagai tempat lainnya yang dapat menjadi ruang aktivitas olahraga masyarakat.
Ia menilai olahraga masyarakat tidak cukup hanya dilaksanakan dalam momentum tertentu, tetapi harus terus dikembangkan dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. “Menjaga dan melestarikan olahraga di Kabupaten Sumedang, hadir di sekolah-sekolah dan tempat lain,” katanya.
Bupati Dony juga menyoroti pentingnya menjadikan olahraga sebagai bagian dari budaya masyarakat. Menurutnya, selama ini olahraga kreasi kerap mendapatkan ruang dalam berbagai kegiatan masyarakat, termasuk momentum peringatan Hari Kemerdekaan pada bulan Agustus. “Selama ini, olahraga kreasi dilaksanakan di Agustus, menggerakkan sebagai bagian dari budaya kita,” imbuhnya.
Bupati berharap kepengurusan KORMI masa bakti 2026–2031 tidak hanya aktif menyelenggarakan kegiatan, tetapi mampu memastikan olahraga benar-benar hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa ukuran keberhasilan KORMI bukan semata-mata banyaknya event yang diselenggarakan, melainkan seberapa banyak masyarakat yang kemudian menjadi lebih aktif bergerak dan berolahraga.
KORMI juga didorong menghadirkan olahraga yang dapat tumbuh menjadi kebiasaan yang pada akhirnya menjadi budaya hidup sehat masyarakat Sumedang. Bupati Dony meminta olahraga tradisional terus dilestarikan dan dikemas secara menarik agar tetap relevan bagi generasi muda serta dapat dikolaborasikan dengan sektor pendidikan, budaya dan pariwisata.
Ia juga melihat peluang pengembangan sports tourism di Sumedang. Perpaduan olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat melalui kunjungan peserta dari luar daerah, UMKM, kuliner dan sektor jasa lainnya.
Buta huruf Al Qur’an di Indonesia diproyeksikan mencapai lebih 60% warga umat Islam, ungkap Menteri…
JAKARTA – Kemenhaj atau Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Bina Penyelenggaraan…
JAKARTA - Kemenekraf atau Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif memperkuat kolaborasi dengan Bank Indonesia (BI)…
BOGOR – Kabupaten Bogor terus memperluas ruang publik yang dapat dimanfaatkan seniman dan budayawan untuk…
SUMEDANG – Parade Perahu Pasirtugaran jilid ketiga Sabtu (22/8/2026) sebagai wujud kreativitas masyarakat di pesisir…
SUMEDANG - Kalibre, brand lokal asal Bandung telah berhasil mencuri perhatian di dunia peralatan outdoor…
This website uses cookies.