Sport

Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia 2026-2030 Dilantik

SATUJABAR, JAKARTA – Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia 2026-2030 dilantik oleh Ketua Umum Komite  Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI Purn Marciano. Pelantikan Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (PB. FAJI) masa bakti 2026-2030, Ketua Umum Mayjen TNI Mar Dr. Oni Junianto, S.A.P., M.M., M.Tr. Opsla dan jajarannya di Cilandak Marinir Driving Range pada tanggal 16 Mei 2026.

“Tercatat dalam sejarah sebagai perkembangan arung jeram di Indonesia,” kata Ketum KONI Pusat dilansir laman KONI Pusat.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai buah kerja keras FAJI dari tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, hingga klub.

Prestasi internasional juga telah diraih PB. FAJI. “Selamat atas prestasi atlet-atlet arung jeram di Indonesia, beberapa waktu lalu arung jeram Indonesia meraih medali emas pada IRF World Rafting Championship 2025,” sebut Marciano. Kala itu Indonesia meraih meraih sebuah medali emas, satu perak, dan satu perunggu pada kejuaraan yang digelar di Malaysia.

 

Sport Tourism

Ketum KONI Pusat juga mendorong arung jeram menjadi cabang  olahraga yang dicintai karena bisa dilakukan sambil berwisata.

“Melihat alam Indonesia, dimana bumi sangat indah dan alamnya menantang, saya berharap Pak Oni dan jajarannya mengoptimalkan ini semua untuk mendukung Sport Tourism,” jelas Marciano.

Di samping itu, Ketum KONI Pusat mengapresiasi semangat PB.FAJI yakni Satu Arus, Empat Pilar, Satu Tujuan. Fokus diantaranya pada prestasi, pariwisata, konservasi sungai dan kebencanaan.

Pelantikan Pengurus Federasi Arung Jeram Indonesia 2026-2030.(Foto: Humas KONI Pusat)

Kementerian Pariwisata juga mengapresiasi semangat PB.FAJI. “Kami dari kementerian pariwisata tentunya sangat tertarik dengan konsep empat pilar yang diusung oleh PB.FAJI, tentunya kami dari Kemenpar akan selalu mendukung kemajuan cabang olahraga arung jeram Indonesia,” sebut Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Ir. Martini Mohamad Paham.

FAJI juga berperan aktif berkolaborasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Palang Merah Indonesia (PMI) dalam pelatihan Swift Water Rescue, termasuk pembentukan Satuan Tugas Banjir dan Kebencanaan FAJI (FASTRAC).

Dalam hal Sport Tourism PB.FAJI juga berkontribusi dalam penyusunan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) serta pembuatan Peraturan Menteri Pariwisata Nomor 6 Tahun 2025 tentang Standar Kegiatan Usaha, Tata Cara Pelaksanaan Pengawasan, dan Sanksi Administratif pada Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko Sektor Pariwisata.

“Konsep yang kita bangun menjadi langkah awal dalam mewujudkan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto, kita juga akan mewujudkan database yang akurat, database itu nantinya kita gunakan untuk titik Sport Tourism kami dan kebutuhan lainnya, selain itu kita menerapkan kecintaan lingkungan dengan pilar konservasi sungai,” jelas Ketum PB.FAJI.

Editor

Recent Posts

Turnamen Tinju Antar Pelajar Diapresiasi Wamenpora Taufik

SATUJABAR, JAKARTA – Turnamen Tinju Antar Pelajar diapresiasi Wamenpora atau Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga…

56 menit ago

Joging Trek Hadir di Lapang Bola Cikeruh Sumedang

SATUJABAR, SUMEDANG – Joging trek sepanjang 360 meter sedang dibangun di pinggir Lapang Sepakbola Desa…

6 jam ago

Produk UMKM Sumedang Isi Gerai Wahana Chocolatos X-Quest

SATUJABAR, SUMEDANG - Produk UMKM Sumedang hadir di gerai UMKM  wahana eduwisata Chocolatos X-Quest milik…

6 jam ago

Chocolatos X-Quest di Sumedang, Bupati Sempat Menjajalnya

SATUJABAR, SUMEDANG - Chocolatos X-Quest, destinasi wisata dengan wahana futuristik mengundang respon positif Bupati Sumedang…

6 jam ago

Weekend di Kota Bandung: Kirab Budaya, Lomba Lari, Nobar Persib

SATUJABAR, BANDUNG – Weekend di Kota Bandung pada medio Mei akan meriah dengan sejumlah event.…

6 jam ago

Wali Kota Bandung : Kajian Dhuha, Ruang Ikhtiar Spiritual

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan berharap kegiatan Kajian Dhuha di Masjid Agung…

6 jam ago

This website uses cookies.