engiriman bantuan kemanusiaan ke Myanmar dari Pemerintah Indonesia telah memasuki tahap ketiga.(Foto: BNPB)
BANDUNG – Pengiriman bantuan kemanusiaan ke Myanmar dari Pemerintah Indonesia telah memasuki tahap ketiga. Sebelumnya, bantuan personel dari INASAR telah dikirim untuk membantu penanganan darurat pada Selasa (1/4).
Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto mengungkapkan bahwa pengiriman tahap ketiga ini melibatkan dua pesawat, yaitu pesawat kargo dan Garuda Indonesia. Bantuan senilai 20 miliar Rupiah ini terdiri dari berbagai kebutuhan mendesak, termasuk makanan siap saji, alat kesehatan, hygiene kit, obat-obatan, selimut, velbed, kasur lipat, tenda pengungsi, toilet portabel, dan peralatan dapur umum.
Bantuan ini tidak hanya berasal dari BNPB, tetapi juga merupakan kolaborasi berbagai kementerian dan lembaga, seperti Kementerian Pertahanan, Kementerian Pertanian, Kementerian Kesehatan, Basarnas, PMI, Baznas, dan lainnya.
Acara pelepasan bantuan ke Myanmar dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Prof. Pratikno, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subianto, Kepala BNPB Letjen TNI Dr. Suharyanto, Kepala Basarnas Marsdya TNI Muhammad Syafii, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, Ketua PMI Jusuf Kalla, serta perwakilan kementerian dan lembaga lainnya.
SATUJABAR, JAKARTA - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto memanggil 28 pemain untuk mengikuti pemusatan…
SATUJABAR, CIANJUR--Hanya perkara dua buah labu siam yang diambilnya tanpa izin, seorang pria paruh baya…
SATUJABAR, INDRAMAYU - PT Polytama Propindo, produsen resin polipropilena terkemuka di Indonesia, sebagai perusahaan Penanaman…
SATUJABAR, JAKARTA - Pemerintah resmi mengumumkan kebijakan pemberian tunjangan hari raya (THR) dan bonus hari…
SATUJABAR, INDRAMAYU - Komitmen membangun komunikasi terbuka kembali ditegaskan PT Pertamina EP Zona 7 menjelang…
SATUJABAR, BANDUNG – Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan nilai ekspor Jawa Barat Januari…
This website uses cookies.