Berita

Pengemudi Pajero ‘Tot Tot Wuk Wuk’ di Bandung Viral Berplat Nomor Polri Ditangkap, Bukan Anggota Polisi

SATUJABAR, BANDUNG–Pengemudi Mobil Mitsubishi Pajero menyalakan sirine dan strobo ‘tot tot wuk wuk’ di tengah kemacetan Kota Bandung, Jawa Barat, viral di media sosial. Pengemudi yang juga menggunakan plat nomor dinas Polri palsu, ditangkap dan dipastikan bukan sebagai anggota polisi.

Rekaman video mobil Mitsubishi Pajero menyalakan sirine dan strobo ‘tot tot wuk wuk’ di tengah kemacetan Kota Bandung, viral di media sosial. Dalam video yang beredar, pengemudi Pajero juga sempat menantang pengendara lain saat berusaha menyalip di Jalan Layang Pasupati.

Parahnya lagi, mobil Pajero juga menggunakan plat nomor dinas Polri yang diketahui palsu. Video tersebut menuai reaksi keras dan dibanjiri kecaman warganet.

Pengemudi Pajero diketahui bukan tinggal di Bandung, tapi warga Kota Tasikmalaya. Selain itu, juga bukan anggota Polri tapi warga sipil, dan plat nomor dinas Polri yang digunakan di mobil Pajero dipastikan palsu.

Polisi telah menangkap pengemudi Pajero bertindak ugal-ugalan dan telah melanggar aturan berlalu-lintas di jalan raya. Pengemudi telah diamankan ke Markas Polres (Mapolres) Tasikmalaya Kota.

“Pengemudi sudah kita amankan, bukan anggota Polri, tapi masyarakat sipil. Jadi, kami pastikan pengemudi dan pemilik mobil tidak ada keterikatan dengan Institusi Polri, dan plat nomornya yang diketahu palsu, strobo serta sirine itu sudah diperintahkan dicopot,” ujar Kapolres Tasikmalaya Kota, AKBP Moch. Faruk Rozi, dalam keterangannya di Mapolres Tasikmalaya Kota, Minggu (19/10/2025).

Faruk mengatakan, pengemudi dan pemilik mobil Pajero diamankan untuk menjalani pemeriksaan. Pengemudi berinisial AR, dan pemilik mobil berinisial IS, keduanya warga Kota Tasikmalaya.

“AR ini berprofesi sebagai pengemudi mobil (Pajero) milik IS. Mereka warga kami (Kota Tasikmalaya), bukan anggota Polri. Kejadiannya yang viral di media sosial, terjadi di Kota Bandung,” kata Faruk.

Faruk menegaskan, selain menjalani pemeriksaan, pengemudi dan pemilik mobil juga telah membuat video klarifikasi dan permohonan maaf atas tindakannya. Permintaaf maaf kepada masyarakat dan Institusi Polri, karena telah menggunakan plat nomor dinas Polri bukan peruntukannya

“Keduanya juga sudah membuat video klarifikasi dan permintaan maaf. Permintaan maaf kepada masyarakat luas dan institusi Polri, karena telah menggunakan plat nomor bukan peruntukannya,” tegas Faruk.

Faruk mengungkapkan, penyidik masih mendalami motif atas tindakan menyalahi aturan berlalu-lintas di jalan raya yang dilakukan pengemudi dan pemilik mobil Pajero. Plat nomor dinas Polri palsu yang digunakan, berikut sirene dan strobo mobil telah disita sebagai barang bukti.

Editor

Recent Posts

Bendera 500 Meter di Festival Merah Putih Kota Bogor

SATUJABAR, BOGOR – Bendera merah putih dengan panjang 500 meter serta ribuan warga Kota Bogor…

1 jam ago

Korea Masters 2026: Ini Rincian Daftar Juara

SATUJABAR, ASAN — Korea Masters 2026 atau VICTOR Korea Masters 2026 digelar 4 hingga 9…

1 jam ago

BRIN Ungkap Ribuan Jenis Bahan Pangan Lokal

SATUJABAR, JAKARTA - Peneliti Ahli Utama Pusat Riset Ekologi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN),…

2 jam ago

Kejadian Bencana dan Penanganan Oleh BNPB Minggu 9 Agustus 2026

JAKARTA –Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sejumlah kejadian bencana terjadi di berbagai wilayah Indonesia.…

4 jam ago

Tour de Malasari, Rudy Susmanto: Dorong Pariwisata

Tour de Malasari seri kedua ini diikuti peserta dari berbagai daerah di Indonesia, bahkan ada…

4 jam ago

Bareskim Polri Bongkar Sindikat Produksi ‘Vape Narkoba’, 3 Pelaku Ditangkap

SATUJABAR, JAKARTA--Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri membongkar sindikat memproduksi vape etomidate. Vape narkoba tersebut,…

7 jam ago

This website uses cookies.