Berita

Pengemudi Ojek Online Rekayasa Pembegalan Untuk Menutupi Perselingkuhan, Terbukti Positif Narkoba

SATUJABAR, MEDAN — Taufik, 39 tahun, seorang pengemudi ojek online, ditangkap setelah aksinya viral. Ia mencoba menciptakan cerita bahwa ia adalah korban pembegalan di Medan, Sumatera Utara, setelah diduga mengunjungi tempat selingkuhannya.

Kepala Satreskrim Polrestabes Medan, Kompol Jama Kita Purba, menjelaskan bahwa lokasi pertemuan Taufik dengan selingkuhannya terletak di sekitar Jalan Sei Batang Hari, Kecamatan Medan Sunggal, yang juga merupakan tempat di mana Taufik mengklaim dirinya dibegal.

Kompol Jama menambahkan, “Motif pengakuan begal ini adalah untuk menutupi masalah pribadi Taufik dengan istrinya. Ia berusaha agar istrinya tidak mengetahui masalah sebenarnya.”

Taufik ingin memberi kesan bahwa dirinya adalah korban, sehingga perhatian istrinya tertuju pada situasinya sebagai korban kejahatan.

Pihak kepolisian masih mencari sepeda motor milik Taufik yang belum ditemukan. Kunci motor diduga ada pada temannya sesama pengemudi ojek online. Jama menyatakan, “Kami masih mendalami pencarian motor yang mungkin dititipkan pada teman ojol lainnya.”

Setelah tes urine, Taufik dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu-sabu. Jama mengungkapkan, “Kami sedang menyelidiki apakah dia mengonsumsi narkoba sebelum merancang cerita palsunya.” Bagi pihak kepolisian, informasi ini penting untuk ditindaklanjuti.

Kompol Jama menyatakan bahwa pengacara masih mengumpulkan informasi terkait keterlibatan sembilan teman Taufik dalam skenario ini. “Kami belum sempat bertemu dengan mereka, tetapi alamatnya sudah kami dapatkan dan penyelidikan akan terus dilakukan,” jelasnya.

Taufik mengakui bahwa ia menipu istrinya, berpura-pura motornya hilang saat berada di kostan wanita. Untuk meyakinkan, ia merusak celananya dan berpura-pura panik seolah motornya dicuri.

Ia menjelaskan, “Saya kira motor hilang di kost. Daripada memberi alasan rumit kepada istri, saya memilih mengaku dibegal. Saya takut istri mengira saya pergi ke tempat lain.” Taufik juga mengakui bahwa wanita yang ia kunjungi adalah salah satu pelanggannya.

Taufik mengonfirmasi bahwa ia baru saja menggunakan narkoba sebelum mengaku sebagai korban begal. “Memang benar, dia baru saja mengonsumsi,” tambah Jama.(nza)

Editor

Recent Posts

Asian Games 2026, Menpora: Jaga Tren Prestasi

SATUJABAR, JAKARTA - Persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026 Jepang memasuki fase yang semakin krusial.…

1 jam ago

Penghuni Kos di Kota Bandung Wajib Terdata

SATUJABAR, BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memastikan Pemerintah Kota Bandung terus memperkuat pengawasan…

1 jam ago

RSHS Bentuk Tim Medis Tangani Wanita Korban Penyekapan dan Penganiayaan Taufik Hidayat

SATUJABAR, BANDUNG--Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung, Jawa Batat, membentuk tim medis khusus untuk menangani…

2 jam ago

15 Karya Budaya Cirebon Ditetapkan Warisan Budaya Takbenda Jawa Barat

15 Karya budaya asli Kabupaten Cirebon resmi ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) Jawa Barat.…

3 jam ago

Menko Airlangga: Data Center Jadi Game Changer Baru

SATUJABAR, JAKARTA - Transformasi digital menjadi salah satu pengungkit utama pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.…

3 jam ago

Pekan Kerajinan Jawa Barat 26-28 Juni di Trans Studio Mall

SATUJABAR, BANDUNG - Pekan Kerajinan Jawa Barat (PKJB) 2026 kembali hadir. Tahun ini akan berlangsung…

3 jam ago

This website uses cookies.