Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono.(Foto:Istimewa).
SATUJABAR, BANDUNG–Seorang pemuda di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, meregang ajal dihantam stik baseball dalam aksi pengeroyokan. Tidak butuh waktu lama,
polisi berhasil menangkap sebelas orang pelaku pengeroyokan menewaskan korban.
Pemuda berinsial JA, tidak tertolong setelah kritis dalam perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Welas Asih, Kabupaten Bandung. Hantaman stik base ball mengakibatkan pemuda berusia 21 tahun tersebut, meregang ajal dikeroyok sekelompok pemuda di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung.
Menurut Kapolresta Bandung, Kombes Pol. Aldi Subartono, korban meninggal dunia pada Jum’at (15/08/2025), setelah kondisinya kritis di RSUD Welas Asih. Aksi pengeroyokan terjadi pada Minggu dini hari (10/08/ 2025), hingga korban mengalami luka benturan parah di kepala akibat dihantam stik baseball.
“Kejadiannya sekitar pukul 02.00 dinihari di kawasan Baleendah, korban menumpang sepeda motor dibonceng temannya. Korban dikeroyok dan kepalanya dihantam stik base ball hingga tidak sadarkan diri, setelah berpapasan dengan rombongan remaja bersepeda motor, sebagian besar pelajar,” ujar Aldi, dalam keterangan pers di Markas Polres (Mapolres) Kota Bandung, Kamis (21/08/2025) sore.
Aldi mengatakan, Tim Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung langsung bergerak melakukan penyelidikan setelah menerima laporan. Tidak butuh waktu lama, sebelas pelaku yang terlibat pengeroyokan berhasil diamankan, pada Rabu (20/08/2025).
“Pada Rabu, 20 Agustus 2025, kita berhasil mengamankan sebelas orang pelaku dan empat sepeda motor yanh digunakan saat kejadian. Sebagaia besar berstatus pelajar,” kata Aldi.
Aldi mengungkapkan, dari sebelas yang diamankan, dua pelajar sebagai pelaku utama dan telah ditetapkan tersangka. Keduanya yang menyerang korban secara brutal dan menghantamkan stik baseball mengenai bagian kepala.
“Pemeriksaan sementara, dua orang berstatus pelajar sudah dijadikan tersangka, berinisial HM dan RG. Hasil pemeriksaan dan keterangan saksi-saksi, kedua tersangka yang menyerang dan menghantam korban menggunakan stik baseball,” ungkap Aldi.
Para pelajar yang diamankan berasal dari Sekolah Menegah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Kabupaten Bandung. Mereka memilik grup WhatsApp (WA) dinamakan Bandung Selatan High, dan mencari sasaran korban setelah terlebih dahulu pesta minuman keras.
SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Antam Kamis 15/1/2026 dikutip dari situs logammulia.com dijual Rp 2.675.000…
SATUJABAR, BANDUNG – Rekomendasi saham Kamis (15/1/2026) emiten Jawa Barat. Berikut harga saham perusahaan go…
SATUJABAR, NANGGUNG BOGOR - Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten…
SATUJABAR, SUMEDANG - Harapan panjang para petani di Kecamatan Ujungjaya akhirnya mulai terwujud. Pemerintah kini…
SATUJABAR, BANDUNG – Maroko membuka peluang untuk menjadi juara Piala Afrika 2026 di kandang mereka…
SATUJABAR, BANDUNG – Viral di media sosial seorang kakek bernama Ade Dedi -kerap disapa Abah…
This website uses cookies.