Berita

Pemkot Bandung Kukuhkan Satgas Anti Premanisme di Cicendo, Farhan: Bandung Harus Aman untuk Semua

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung kembali memperkuat komitmennya dalam menciptakan rasa aman bagi warganya dengan mengukuhkan Satuan Tugas (Satgas) Anti Premanisme di Kecamatan Cicendo, Senin (2/6). Pengukuhan ini menjadi titik keempat kehadiran Satgas Anti Premanisme di Kota Bandung setelah sebelumnya dilaksanakan di Kecamatan Astanaanyar, Sukajadi, dan dua wilayah lainnya.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, memimpin langsung pengukuhan tersebut dan menegaskan bahwa kehadiran satgas ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam menindak tegas praktik-praktik premanisme yang meresahkan masyarakat.

“Premanisme adalah ancaman nyata bagi ketenteraman masyarakat. Kami membentuk satgas ini sebagai langkah konkret untuk menegakkan rasa aman di Kota Bandung,” tegas Farhan dalam sambutannya.

Menurut Farhan, Kota Bandung adalah milik seluruh warganya, bukan milik sekelompok orang atau individu tertentu. Oleh karena itu, segala bentuk pungutan liar, intimidasi, penguasaan lahan, parkir liar, hingga klaim sepihak atas wilayah, akan ditindak secara serius.

“Laporan yang kami terima paling banyak terkait parkir liar dan klaim sepihak atas lahan. Ini tidak bisa dibiarkan. Kita ingin Bandung jadi kota ramah bagi warga, nyaman untuk wisatawan, dan kondusif bagi investor,” ujarnya.

Satgas Anti Premanisme Dilengkapi Indikator Kinerja

Farhan menekankan bahwa pengukuhan Satgas bukan hanya bersifat seremonial. Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan indikator kinerja yang akan diawasi secara ketat oleh wali kota, camat, lurah, dan aparat penegak hukum.

Ia juga memberikan peringatan tegas kepada seluruh anggota satgas agar tidak menyalahgunakan kewenangan yang diberikan. Jika terbukti melakukan pelanggaran, maka mereka akan dikenai sanksi setara dengan pelaku premanisme.

“Satgas ini adalah representasi dari kolaborasi pemerintah, aparat, dan masyarakat. Kita memiliki dasar hukum yang jelas. Jangan ragu bersikap tegas. Kota ini milik semua, bukan satu kelompok,” tegas Farhan.

 

Cicendo Jadi Wilayah Strategis

Cicendo dipilih sebagai wilayah strategis untuk pengukuhan Satgas Anti Premanisme karena merupakan pintu masuk Kota Bandung serta kawasan dengan aktivitas ekonomi tinggi, seperti Pasar Jatayu dan Pasar Ciroyom, serta dikelilingi fasilitas militer, perdagangan, dan transportasi.

Camat Cicendo, Bira Gumbira, dalam laporannya mengatakan bahwa pembentukan Satgas merupakan tindak lanjut dari Instruksi Wali Kota Bandung Nomor 003/BKBP/2025, menyusul meningkatnya kasus gangguan ketertiban umum di wilayah tersebut.

“Dengan jumlah penduduk lebih dari 90 ribu jiwa, Cicendo membutuhkan kehadiran satuan tugas yang responsif dan kolaboratif. Tujuan utama kami adalah menciptakan kondisi wilayah yang kondusif,” ujar Bira.

 

Pengembangan Satgas Akan Dilanjutkan

Pemkot Bandung memastikan pembentukan Satgas Anti Premanisme tingkat kecamatan akan terus diperluas ke seluruh wilayah Kota Bandung. Hal ini merupakan bagian dari upaya mewujudkan kota yang aman, nyaman, dan bebas dari praktik premanisme.

Langkah ini juga diharapkan dapat menjadi model pengendalian ketertiban yang berkelanjutan berbasis kolaborasi antara pemerintah, aparat hukum, dan masyarakat.

Editor

Recent Posts

Tol Purbaleunyi Arah Jakarta Lengang, Puncak Arus Balik Lebaran Sudah Terlewati

SATUJABAR, BANDUNG--Jalur Tol Purbaleunyi dari Bandung arah Jakarta sudah lengang, setelah puncak arus balik memasuki…

3 jam ago

Jumlah Penumpang Whoosh Selama Libur Lebaran Capai Puncaknya Pada 24 Maret, Tembus 24 Ribu

SATUJABAR, JAKARTA - KCIC mencatat volume penumpang Whoosh pada 24 Maret 2026 mencapai 24.315 penumpang…

5 jam ago

Urusan Rasa yang Disarankan di Bandung

SATUJABAR, BANDUNG - Kota Bandung menegaskan diri sebagai surga kuliner yang tak pernah kehilangan pesonanya.…

5 jam ago

Seskab Teddy & Menhub Dudy Cek Terminal Pulo Gebang

SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi bersama Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya memantau langsung…

6 jam ago

Arus Balik Lebaran Terkendali, One Way Nasional Presisi KM 414–KM 263 Dihentikan Bertahap

SATUJABAR, SUKOHARJO - Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H.,…

6 jam ago

67 Kasus Wisatawan Terpisah dari Keluarga di Pangandaran Selama Libur Lebaran

SATUJABAR, PANGANDARAN--Selama libur Lebaran 2026, Wisata Pantai Pangandaran, Jawa Barat, dipenuhi wisatawan datang dari berbagai…

6 jam ago

This website uses cookies.