Berita

Pemkab Purwakarta Panen Cabai di Desa Cileunca sebagai Upaya Menjaga Ketahanan Pangan

BANDUNG – Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta terus mengintensifkan upaya menjaga ketahanan pangan melalui berbagai program.
Salah satu langkah konkret yang diambil adalah penanaman cabai di lahan seluas 146 hektare di Desa Cileunca, Kecamatan Bojong Senin 9 September 2024.
Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan, menyampaikan hal ini saat melaksanakan panen cabai di Desa Cileunca pada pagi hari ini. Dalam acara tersebut, Benni menjelaskan bahwa panen kali ini mencakup areal sekitar 3,5 hektare dari total lahan yang disiapkan.
“Pagi ini kita melaksanakan panen cabai di area seluas 3,5 hektare dari total 146 hektare. Ini adalah bagian dari upaya Pemkab Purwakarta untuk menjaga ketahanan pangan,” ujar Benni Irwan dilansir situs Pemkab Purwakarta.
Benni menambahkan bahwa harga cabai belakangan ini cukup tinggi, yang kemungkinan disebabkan oleh keterbatasan stok, supply, atau distribusi yang belum optimal. Namun, menurut Benni, Purwakarta masih mampu memenuhi kebutuhan cabai masyarakatnya dari produksi lokal.
“Di Purwakarta, kami sangat bersyukur karena kebutuhan cabai masyarakat dapat dipenuhi oleh produksi dari kabupaten kita sendiri,” jelasnya.

Apresiasi

Benni juga memberikan apresiasi terhadap kerja sama antara pemerintah dan masyarakat Purwakarta. Panen hari ini merupakan yang ke-27, dan diharapkan kegiatan ini akan berkembang lebih luas ke depan.
“Terima kasih kepada Dinas Pangan dan Pertanian atas koordinasi dan pembinaan yang terus dilakukan kepada para petani, serta tim di Cileunca yang telah mempersiapkan lokasi dan menanam cabai. Kami berharap panen ini dapat dilanjutkan dengan lebih luas,” tambah Benni.
Penjabat Bupati menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara ketersediaan cabai dan keterjangkauan harga. Tujuannya adalah agar petani tidak merugi, stok tersedia, dan masyarakat dapat membeli cabai dengan harga yang wajar.
Pemkab Purwakarta berkomitmen untuk menjaga agar stok cabai selalu tersedia dengan harga yang wajar, serta memastikan agar harga tidak turun terlalu rendah sehingga petani tidak mengalami kerugian.
“Kami akan terus menjaga keseimbangan agar petani tidak merugi, stok tersedia, dan masyarakat dapat membeli cabai dengan harga yang terjangkau,” tegas Benni Irwan.
Sebelumnya, pada 14 Desember 2023, Pemkab Purwakarta telah melaksanakan Kick Off Gerakan Masyarakat Tanam Cabai yang dipusatkan di Kampung Pasir Karang, Desa Gubungkarung, Kecamatan Maniis. Gerakan ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan dan menanggulangi inflasi di daerah, sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Pertanian.
Editor

Recent Posts

Singapore Open 2026: Fajar/Fikri Maju Ke Final, Lawan Wakil India

SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki babak semifinal Sabtu 30 Mei 2026 di Singapore…

8 jam ago

Singapore Open 2026: Alwi Farhan Kandas di Semifinal

SATUJABAR, JAKARTA – Singapore Open 2026 memasuki babak semifinal Sabtu 30 Mei 2026 di Singapore…

9 jam ago

Kurban Ramah Lingkungan ala PWI Indramayu, Kemas Daging Pakai Besek Bambu dan Daun Jati, Aroma Daging Tambah Wangi

SATUJABAR, INDRAMAYU - Aroma khas daun jati dan anyaman bambu merebak di sekretariat Persatuan Wartawan…

11 jam ago

Berantas Kejahatan Jalanan, Polrestabes Bandung Bentuk Tim Khusus Reaksi Cepat

SATUJABAR, BANDUNG--Maraknya kejahatan jalanan, termasuk kejahatan begal, mendesak Polrestabes Bandung mengambil langkah cepat dalam memberikan…

12 jam ago

Harga Patokan Ekspor Produk Kulit Tetap, Kayu Bervariasi

SATUJABAR, JAKARTA – Harga Patokan Ekspor produk kulit pada periode Juni 2026 dibanding periode sebelumnya…

12 jam ago

Harga Referensi biji kakao periode Juni 2026 Naik

SATUJABAR, JAKARTA – Harga Referensi biji kakao periode Juni 2026 ditetapkan sebesar USD 3.832,17 per…

12 jam ago

This website uses cookies.