Pelatihan Pemasaran Digital yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi.(FOTO: Humas Pemkot Sukabumi)
BANDUNG – Pelatihan Pemasaran Digital yang diselenggarakan oleh Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Sukabumi telah sukses dilaksanakan dan resmi ditutup pada hari ketiga pelatihan, 12 September 2024.
Sebanyak 40 pelaku usaha di bidang pariwisata mengikuti pelatihan yang digelar di Taman Wisata Alam Situgunung.
Selama pelatihan, peserta tidak hanya menerima materi tentang pemasaran digital, tetapi juga berpartisipasi dalam sesi workshop, diskusi, dan studi kasus. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperdalam pemahaman mereka mengenai digital marketing.
Pelatihan ini menghadirkan sejumlah narasumber yang merupakan praktisi berpengalaman di bidang pemasaran digital. Materi yang disampaikan meliputi analisis data dan teknik search engine optimization (SEO), yang diharapkan dapat memberikan wawasan praktis kepada para peserta.
Kepala Disporapar Kota Sukabumi, Tejo Condro Nugroho, berharap bahwa setelah pelatihan ini, peserta akan lebih memahami potensi yang mereka miliki dan dapat membangun citra positif untuk kemajuan usaha mereka.
“Kami ingin para pengelola destinasi wisata memiliki branding masing-masing, memahami cara memanfaatkan media sosial, dan menonjolkan keunikan mereka,” jelas Tejo Condro Nugroho.
SATUJABAR, SUMEDANG--Mahasiswi Universitas Padjadjaran (Unpad) menjadi korban begal hingga sempat dilindas sepeda motor pelaku, di…
SATUJABAR, BOGOR - Kajian mengenai perkembangan industri antariksa menunjukkan bahwa arah riset dan inovasi teknologi…
SATUJABAR, KUNINGAN — Liga Jabar Istimewa 2026 resmi digulirkan Bupati Kuningan, Dian Rachmat Yanuar untuk…
SATUJABAR, TANJUNGSARI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) gerak cepat menangani…
SATUJABAR, BANDUNG - Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda 2026 siap digelar Pemerintah Provinsi Jawa Barat…
SATUJABAR, BANDUNG – El Nino Godzilla atau musim kemarau ekstrem diproyeksikan terjadi pada Mei-Oktober 2026…
This website uses cookies.