Penghargaan SDGs (garutkab.go.id)
SATUJABAR, BANDUNG – Ojeg Puskemas siaga di Garut meraih penghargaan Practice Sustainable Development Goals (SDGs) di sektor kesehatan.
Kabar itu tentu membanggakan jajaran pemerintahan dan masyarakat Kabupaten Garut.
Hal itu berkait inovasi Dinas Kesehatan pelayanan di Puskesmas Banjarwangi yakni TOP DE AMOR.
Singkatan dari Tukang Ojeg Puskesmas Dengan Elektronik Ambulan Motor.
TOP DE AMOR meraih Penghargaan Best Practice SDGs Jabar Award 2022.
Program inovasi itu sendiri telah berjalan sejak tahun 2017.
Program ini adalah inovasi alternatif situasional yang mencoba mengkolaborasikan kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dan memberdayakan tukang ojek yang mangkal di sekitar UPT Puskesmas Cihurip.
Langkah itu ditempuh sehubungan adanya kendala kondisi geografis pegunungan yang tidak memungkinkan menggunakan kendaraan roda empat atau ambulan puskesmas.
Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala Bappeda Jawa Barat, Sumasna.
Penghargaan di acara Coaching Penyusunan dan Monitoring Evaluasi (Monev) Rencana Aksi Daerah (RAD) Tujuan Pembangunan Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).
Serta Coaching Penyusunan Proposal Inovasi Pendanaan Pembangunan melalui Bantuan Keuangan Kompetitif Tahun Anggaran 2024.
Acara ini digelar oleh Bappeda Jabar di Green Forest Resort, Kabupaten Bandung Barat, Selasa (20/12/2022).
Selain Kabupaten Garut, penghargaan Best Practice SDGs Jabar Award 2022 ini diberikan juga kepada Kabupaten Ciamis, Kabupaten Indramayu, Kota Bogor, dan Kota Bandung.
Kepala Bappeda Jabar, Sumasna, dalam sambutannya, menyampaikan ucapan selamat kepada kabupaten/kota di Jawa Barat yang berhasil meraih penghargaan.
Ia berharap raihan prestasi ini menjadi motivasi bagi semua pihak untuk dapat meningkatkan inovasi, partisipasi, dampak, dan keberlanjutan dalam perencanaan pembangunan.
“Besar harapan kami untuk kabupaten/kota bisa bersama-sama mengagendakan TPB/SDGs dalam dokumen perencanaan menjadi lebih dan fokus dalam pencapaian pembangunan secara pentahelix untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang berkelanjutan,” ujar Sumasna.
Pada waktu bersamaan Kepala Bappeda Kabupaten Garut, Didit Fajar Putradi, mengungkapkan rasa syukurnya atas diraihnya prestasi ini.
“Alhamdulillah, Kabupaten Garut mendapat penghargaan Penghargaan Best Practice SDGs Jabar Award 2022, ini merupakan kado akhir tahun, untuk meningkatkan kinerja, baik di internal Bappeda maupun kerjasama dan kolaborasi semua sektor khususnya dalam tujuan dan sasaran SDGS di Kabupaten Garut,” ujar Didit.
Darurat sampah yang usulannya diajukan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat tidak disetujui mendorong Pemkot untuk…
Operasi Patuh 2026 didominasi penggunaan ETLE 60 persen. Manual 30 persen 10 persen pendekatan humanis.…
SATUJABAR, JAKARTA - Polytron Indonesia Open 2026 digelar 2-7 Juni 2026 di Istora Gelora Bung…
SATUJABAR, JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Republik Türkiye Hakan Fidan menemui Prabowo Subianto di…
Indonesia tuan rumah 1st Asian Gym for Life Challenge 2026. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di…
SATUJABAR, SAMARINDA - Wakil Ketua Umum (Waketum) II Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen…
This website uses cookies.