Pelabuhan (ILUSTRASI)
SATUJABAR, BANDUNG – Neraca perdagangan Jawa Barat Mei 2024 surplus dari sisi nilai sebesar USD 2,23 miliar.
Berdasarkan data Badan Pusat (BPS) Jabar, nilai tersebut ditunjang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar USD 2,40 miliar, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar USD 166,42 juta.
Dari sisi volume perdagangan luar negeri, pada bulan Mei 2024 terjadi surplus sebesar 275,70 ribu ton, yang disumbang oleh surplus komoditi Nonmigas sebesar 513,26 ribu ton, sedangkan komoditi Migas defisit sebesar 237,56 ribu ton.
Dilihat dari transaksi perdagangan Nonmigas dengan 13 negara mitra dagang utama, pada periode Mei 2024, Jawa Barat mengalami defisit neraca perdagangan dengan Tiongkok dan Taiwan senilai USD 231,25 juta, meningkat dibanding bulan sebelumnya yang defisit hanya sebesar USD 142,64 juta.
Sedangkan perdagangan Nonmigas dengan negara utama lainnya menunjukan surplus.
Surplus neraca perdagangan terbesar adalah dengan Amerika Serikat yang mencapai USD 545,90 juta.
Indonesia merupakan penghasil ubi kayu terbesar kedua di dunia setelah Brazil, dengan produksi mencapai 21…
Harga BBM Pertamina di Jawa Barat Per 19 April 2026 SATUJABAR, BANDUNG – Berikut harga…
Hendra yang bertahun-tahun menjadi andalan tim Thomas Indonesia di sektor ganda, kini akan duduk di…
Pasangan ganda putri Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari mengatakan latihan pertama ini sangat penting untuk…
Ekosistem digital yang kuat dan pertumbuhan ekonomi digital yang pesat menjadi modal penting dalam mendorong…
Meutya menekankan tanpa proses pewarisan pengalaman, akan muncul kesenjangan antara standar yang dibangun oleh jurnalis…
This website uses cookies.