Mojang Jajaka Kuningan bersama pejabat Pemkab Kuningan.(Foto: Humas Pemkab Kuningan)
KUNINGAN – Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Kuningan kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Jawa Barat usai menunggu delapan tahun. Pasangan perwakilan Kuningan, Kelvin dan Hana, berhasil meraih gelar Jajaka Harapan 1 Pasanggiri Mojang Jajaka Jawa Barat 2026.
Prestasi tersebut menempatkan Kuningan dalam jajaran empat besar terbaik dari 27 kabupaten/kota se-Jawa Barat yang mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.
Kabar baik ini disambut penuh kebanggaan oleh Pemerintah Kabupaten Kuningan dan keluarga besar Paguyuban Mojang Jajaka Kuningan.
Melalui Plt. Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan, Aries Susandi, S.T., M.Si., didampingi Kepala Bidang Ekonomi Kreatif dan Industri Pariwisata, Dading Fajarudin, S.Si., M.A.P., selaku pembina Paguyuban Mojang Jajaka Kuningan, pemerintah daerah menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut.
“Alhamdulillah, setelah delapan tahun kita menanti, akhirnya kabar baik itu datang. Hari ini Kuningan kembali bisa mensejajarkan diri di papan atas Kompetisi Moka Jawa Barat. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Aries, Minggu (23/8/2026) melalui laman Pemkab Kuningan.
Menurutnya, prestasi yang diraih Kelvin dan Hana bukanlah sebuah pencapaian yang mudah. Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras, kedisiplinan, konsistensi, serta semangat pantang menyerah dalam mengikuti seluruh tahapan Pasanggiri Moka Jawa Barat.
“Mulai dari tahapan Pinton Anggon, Sawala, Unjuk Kabisa, hingga Grand Final, keduanya mampu menunjukkan kemampuan terbaik untuk membawa nama Kabupaten Kuningan bersaing di panggung Jawa Barat,” ungakapnya.
Dikatakannya, semakin membanggakan, Kelvin juga mendapatkan apresiasi berupa beasiswa pendidikan S2 fully funded dari Universitas Kristen Maranatha Bandung. Penghargaan tersebut diberikan setelah dirinya berhasil meraih gelar Jajaka Harapan 1 dalam Grand Final Pasanggiri Moka Jabar 2026 yang digelar di Universitas Kristen Maranatha, Bandung.
Aries Susandi berpesan agar Kelvin dan Hana menjadikan prestasi ini sebagai awal untuk terus memberikan kontribusi bagi daerah. Mulai hari ini kalian bukan hanya Mojang dan Jajaka. Kalian adalah nonoman dan panutan bagi generasi muda Kuningan.
Ia berharap keduanya dapat terus menunjukkan bahwa generasi muda Kuningan memiliki kemampuan untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai tingkat.
“Mari bersama-sama menggerakkan sektor pariwisata, kebudayaan, dan ekonomi kreatif. Tunjukkan bahwa anak-anak Kuningan mampu berkarya dan membawa Kuningan Melesat,” tegasnya.
Suasana haru dan bangga turut menyelimuti para pendukung yang hadir langsung dalam Grand Final di Ballroom Universitas Kristen Maranatha Bandung. Keluarga besar Paguyuban Moka Kuningan, keluarga Kelvin dan Hana, serta perwakilan Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Kuningan memberikan dukungan penuh hingga pengumuman pemenang.
“Pencapaian ini menjadi bukti bahwa kerja keras, proses yang panjang, dan konsistensi akan selalu menemukan hasilnya. Setelah delapan tahun menanti, Moka Kuningan akhirnya kembali menunjukkan eksistensinya di panggung Jawa Barat,” ujar Aries Susandi.
Aries menyampaikan, selamat kepada Kelvin dan Hana. Prestasi ini bukanlah akhir, melainkan langkah awal untuk terus berkarya, menginspirasi, dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan Kabupaten Kuningan.
SATUJABAR, BANDUNG--Seorang bocah perempuan di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengalami luka serius akibat diserang anjing…
JAKARTA - Rusia membuka peluang kerja sama teknologi dengan Indonesia melalui pengembangan dan lokalisasi sejumlah…
JAKARTA - Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendukung konsep Sportainment…
SUMEDANG - Tim Fotografi SMAN Cimanggung berhasil meraih Award Voting Group dalam ajang Higashikawa Youth…
BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor terus menyiapkan pengembangan sarana transportasi sebagai bagian dari strategi…
SATUJABAR, CIANJUR--Peristiwa kebakaran menimpa Gereja Bethel Indonesia (GBI) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Penyebab kebakaran…
This website uses cookies.