Sport

Menanam Benih Prestasi Lewat Women Empowerment in Football

SATUJABAR, BANDUNG – Upaya untuk mendorong prestasi olahraga Perempuan terus berlangsung. Seperti digelarnya Women Empowerment in Football. Event itu resmi digelar di Kota Bandung sebagai upaya mendorong pengembangan sepak bola putri sekaligus mencetak pelatih dan talenta perempuan yang berdaya saing global.

Bagi Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan peran strategis perempuan dalam masa depan sepak bola Indonesia.

“Ini saatnya kita membuktikan bahwa masa depan sepak bola Indonesia di tingkat dunia ada di tangan para pelatih dan pemain sepak bola wanita,” ujarnya dalam pembukaan Coaching Clinic PSSI x FFF : Women Empowerment in Football – Coaching Clinic for Female Coaches di Lapangan Sidolig, Sabtu 11 April 2026 melalui keterangan resminya.

Farhan juga mendorong kolaborasi internasional dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkelanjutan.

Women Empowerment in Football.(Foto: Humas Pemkot Bandung)

Menurutnya, kehadiran mitra global dalam program ini menjadi peluang besar bagi generasi muda, khususnya perempuan, untuk berkembang dan mendapatkan pengalaman berstandar internasional.

Program ini turut melibatkan berbagai pihak, antara lain PSSI, Kedutaan Besar Prancis, Institut Français Indonesia, serta Federasi Sepak Bola Prancis. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperkuat kualitas pembinaan sepak bola putri di Indonesia, khususnya di Kota Bandung.

Sementara itu, Ketua DPRD Jawa Barat, Buky Wibawa menyambut baik penyelenggaraan kegiatan ini.

a menilai sepak bola tidak hanya menjadi sarana olahraga, tetapi juga media untuk mendorong kesetaraan gender.

“Sepak bola bukan hanya bicara olahraga, tapi juga bicara soal kesetaraan gender,” katanya.

Ia menilai, Jawa Barat memiliki potensi sumber daya manusia yang besar, terutama dari kalangan perempuan, yang perlu terus didorong melalui program-program pembinaan seperti ini.

Sebagai informasi, Kota Bandung dipilih sebagai lokasi penyelenggaraan coaching clinic sepak bola putri yang berlangsung selama dua hari, 11-12 April 2026, di Lapangan Sidolig (Stadion Persib), Jalan Ahmad Yani.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara PSSI dan Federasi Sepak Bola Prancis dalam program bertajuk Women Empowerment in Football.

Pada hari pertama, sesi pelatihan dimulai pukul 15.00 WIB dengan delapan materi utama, mulai dari latihan teknik menembak, pengenalan posisi rekan setim, koordinasi gerak tanpa bola, hingga pemahaman membaca permainan lawan.

Selain itu, peserta juga mendapatkan materi latihan kombinasi umpan, kontrol bola, koordinasi motorik dengan bola, serta permainan mini, yang dilengkapi dengan sesi kelas dan diskusi.

Editor

Recent Posts

Realisasi Pajak Kota Bandung Sudah Rp2,1 Triliun dari Target Rp3,6 Triliun

BANDUNG – Target pajak Kota Bandung tembus Rp2,1 triliun per Agustus 2026. Badan Pendapatan Daerah…

7 jam ago

Sentra Tekstil Cigondewah Plus Kuliner Jadi Magnet Wisata

BANDUNG - Sentra Tekstil Cigondewah di Kecamatan Bandung Kulon didorong menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat…

7 jam ago

Curi Sepeda Motor di Parkiran Masjid di Bogor, 2 Maling Dihajar Massa

SATUJABAR, BOGOR--Aksi pencurian sepeda motor di parkiran masjid di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, digagalkan warga.…

8 jam ago

Rentenir Nyambi Jadi Pengedar Obat Keras di Sumedang Diringkus Polisi

SATUJABAR, SUMEDANG--Seorang rentenir 'bank keliling' di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, diringkus polisi karena nyambi menjadi…

8 jam ago

Ketika Fadli Zon Mengenang Seniman Nasirun

YOGYAKARTA - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, hadir dalam takziah yang diselenggarakan oleh keluarga maestro…

12 jam ago

Hari Jadi Kuningan 1 September 2026, Sekda: Lebih Khidmat, Lebih Meriah

KUNINGAN – Hari Jadi Kuningan 1 September, Pemerintah Kabupaten Kuningan sudah menyiapkan sejumlah program di…

12 jam ago

This website uses cookies.