Masyarakat Tionghoa Peduli berkolaborasi dengan Pemkot Bandung menggelar Bazzar Murah Ramadan di Sudirman Grand Ballroom, Senin 18 Maret 2024. Lokasi ini merupakan salah satu dari 10 titik yang digelar acara serupa oleh komunitas ini. (FOTO: Humas Kota Bandung)
SATUJABAR, BANDUNG – Masyarakat Tionghoa Peduli berkolaborasi dengan Pemkot Bandung menggelar Bazar Murah Ramadan di Sudirman Grand Ballroom, Senin 18 Maret 2024.
Lokasi ini merupakan salah satu dari 10 titik yang digelar acara serupa oleh komunitas ini.
Warga bisa membeli paket seharga Rp. 60.000 yang berisi 5 kg beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 4 buah mi instan.
Perwakilan Masyarakat Tionghoa Peduli, Joni Toat mengungkapkan, kegiatan tersebut diselenggarakan sebanyak 10 lokasi dengan menyiapkan 10.000 paket sembako yang tersedia bagi masyarakat.
“Hari ini merupakan hari kelima dari total 10 hari. Kita selenggarakan di 10 lokasi untuk menyelaggarakan pasar murah dari Masyarakat Tionghoa Peduli yang totalnya ada 10.000 paket,” ungkapnya.
“Untuk hari ini kita siapkan 1.100 paket sembako, ” tambahnya.
Ia mengungkapkan, masyarakat bisa memperoleh paket tersebut setelah mendapatkan kupon dari RT atau RW.
“Kalau kami siapapun boleh, karena kami melihat di sini banyak yang tinggal di Bandung, tapi non-KTP Bandung gitu. Saya rasa mereka juga membutuhkan karena berusaha dan tinggal di Bandung,” bebernya.
Ia menerangkan, dilaksanakannya pada Ramadan karena saat ini harga bahan pokok masih tinggi. Harapannya, bazar ini bisa meringankan beban masyarakat.
Bazar ini pun diapresiasi oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bandung, Hikmat Ginanjar.
“Masyarakat Tionghoa Peduli berkontribusi menghadirkan kegiatan bazar murah kepada warga. Ini bermanfaat bagi warga yang ada di Kota Bandung,” kata Hikmat.
“Kegiatan yang dilakukan ini merupakan satu langkah strategis saat Ramadan, termasuk memberikan kebahagiaan kepada warga,” ungkapnya.
Sementara itu, Plt. Disdagin Kota Bandung, Ronny Ahmad Nurudin mengungkapkan kegiatan tersebut termasuk bagian dari 4K yang dilakukan oleh Disdagin dalam menstabilkan harga bahan pokok.
“Ada 4K (Keterjangkauan, Kestabilan, Ketersediaan, Kelancaran distribusi dan komunikasi efektif). Hari ini merupakan komunikasi efektif, sebuah kolaborasi dengan yayasan menghadirkan kebutuhan pokok bagi masyarakat, ada beras, minyak dan mi instan,” ungkapnya.
SATUJABAR, BANDUNG-- Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol. Rudi Setiawan memastikan, sudah menetapkan Taufik Hidayat sebagai…
Stimulus ekonomi digulirkan sebagai langkah proaktif dan antisipatif guna memitigasi berbagai risiko eksternal yang berpotensi…
SATUJABAR, JAKARTA - Final IBL selalu menjadi panggung terbesar bagi para pemain untuk menunjukkan kualitas…
SATUJABAR, BANDUNG--Polda Jawa Barat menetapkan Taufik Hidayat (TH), sebagai DPO (Daftar Pencarian Orang) Kasus penyekapan…
SATUJABAR, BANDUNG - Piala Dunia 2026, Senin 22 Juni 2026 waktu setempat atau Selasa 23…
SATUJABAR, BANDUNG - ParagonCorp menjalin kerja sama strategis dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam…
This website uses cookies.