Berita

Lagi Pelajar Keracunan MBG di Jabar, 60 Orang di Kuningan dan 10 di Ciamis

SATUJABAR, KUNINGAN–Kasus keracunan massal diduga dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) masih terjadi di Jawa Barat. Kali ini, keracunan makanan yang dialami pelajar terjadi di Kabupaten Kuningan dilaporkan sebanyak 60 orang, dan Kabupaten Ciamis sepuluh orang.

Keracunan massal diduga dari menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kuningan, dialami pelajar Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 1 Luragung. Dalam tayangan video yang beredar, para pelajar dilarikan ke Puskesmas Luragung, untuk ditangani tim medis, setelah merasakan gejala keracunan, mual, pusing, sakit perut disertai muntah.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, Edi Martono, membenarkan, telah menerima laporan para pelajar SMAN 1 Luragung mengami keracunan. Laporan diterimanya sebelum Sholat Jum’at.

“Kami baru turun ke lapangan. Laporannya baru masuk sebelum Sholat Jum’at,” ujar Edi, dalam keterangannya, Jum’at (03/10/2025).

Edi belum bisa memastikan, para pelajar mengalami keracunan tersebut disebabkan menu MBG, atau bukan. Para pelajar mulai merasakan mual, muntah, sakit perut, dan diare, sejak Kamis (02/10/2025) malam, langsung dilarikan ke Puskesmas Luragung.

Hingga Jum’at siang, korban keracunan dilaporkan sudah mencapai 60 orang. Para korban sudah dalam penanganan tim medis Puskesmas Luragung.

Selain Dinas Kesehatan, pihak kepolisian dari Polres Kuningan juga sudah terjun ke lokasi. Selain mengecek korban yang dirawat, juga mendatangi lokasi Dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang mendistribusikan menu MBG ke sekolah, termasuk SMAN 1 Luragung.

Sementara itu, di Kabupaten Ciamis, dilaporkan sepuluh orang pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Sindangsari, Kecamatan Kawali, mengalami keracunan. Gejala keracunan, mual, sakit perut, muntah hingga sesak nafas, dirasakan pelajar SD usai mengkonsumsi menu MBG.

Para korban dibawa ke Puskesmas Kawali dan sudah dalam penanganan tim medis. Menu MBG yang disajikan sekolah bubur kacang, keju, roti, serta puding.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Rizali Sofian membenarkan, laporan keracunan yang dialami pelajar di Kecamatan Kawali. Dari hasil pemeriksaan tim medis Puskesmas, gejala yang dialami korban sama, mengeluh mual, muntah, sakit perut, hingga sesak napas.

“Sampai siang, laporannya ada sepuluh siswa SDN 1 Sindangsari, Kecamatan Kawali. Mereka sudah ditangani di Puskesmas Kawali,” ujar Rizali

Dari sepuluh korban keracunan, dua orang sudah pulang Delapan korban masih dipantau, namun kondisinya sudah membaik

“Kami masih melakukan pemantauan, dikhawatirkan masih ada korban menyusul dengan gejala serupa. Mudah-mudahan tidak bertambah, dan ini kejadian yang terakhir,” kata Rizali.

Editor

Recent Posts

Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi, 5 Pemuda dan 12 Sepeda Motor Diamankan

SATUJABAR, GARUT--Aksi balapan liar di Bulan Ramadhan menjelang Sahur di Kabupaten Garut, Jawa Barat, dibubarkan…

17 jam ago

Suami-Istri Pelaku TPPO 13 Warga Jabar ke NTT Ditahan Polisi

SATUJABAR, BANDUNG--Pasangan suami-istri, pelaku tindak pidana perdagangan orang (TPPO) terhadap 13 perempuan warga Jawa Barat…

18 jam ago

Pertamina Patra Niaga Hadirkan Momen Ramadan dan Idul Fitri dengan Promo Spesial Bright Gas, Tukar Tabung Gratis hingga Cashback MyPertamina

SATUJABAR, JAKARTA - Menyambut Ramadan dan Idul Fitri 1447 H, Pertamina Patra Niaga menghadirkan beragam…

20 jam ago

Harga Emas Terbaru! Harga Emas Batangan Sabtu 28/2/2026 Rp 3.085.000 Per Gram

SATUJABAR, BANDUNG – Harga emas Batangan Antam Sabtu 28/2/2026 dikutip dari situs Aneka Tambang dijual…

21 jam ago

BMKG: Waspadai Akun Palsu InaEEWS di Instagram dan Telegram

SATUJABAR, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap grup,…

1 hari ago

Restoran Raja Rasa yang Setia dengan Menu Sunda

SATUJABAR, BANDUNG - Momen berbuka puasa bersama keluarga besar atau rekan kerja menjadi tradisi yang…

1 hari ago

This website uses cookies.