Berita

Kuningan Gelar Lomba Cipta Menu dan Gerakan Pangan Murah

BANDUNG – Memperingati Hari Pangan Sedunia 2024, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Kuningan mengadakan acara “Lomba Cipta Menu Tanpa Beras” dan “Gerakan Pangan Murah.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap diversifikasi pangan dan kemandirian pangan lokal.

Acara yang berlangsung di Halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian ini dibuka secara resmi oleh Penjabat Bupati Kuningan Iip Hidajat.

Dalam sambutannya, Iip mengapresiasi kegiatan ini dan berharap dapat mempererat kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, khususnya kader PKK di seluruh kecamatan dalam pengolahan pangan berbasis bahan lokal.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan muncul berbagai menu baru yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan mendukung program makan bergizi gratis dari pemerintah,” ujarnya Rabu 30 Oktober 2024.

Ia juga menekankan pentingnya pemenuhan pangan dari segi kualitas, sesuai dengan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Wahyu Hidayah menjelaskan bahwa Lomba Cipta Menu diikuti oleh 32 kecamatan se-Kabupaten Kuningan.

Lomba ini bertujuan mendorong masyarakat untuk memenuhi kebutuhan gizi melalui bahan baku lokal non-beras seperti jagung, ubi, dan singkong.

“Kami ingin mengenalkan hidangan kreatif berbahan lokal yang kaya gizi sebagai alternatif sehat pengganti beras,” jelasnya.

Tim juri lomba terdiri dari ahli gizi, TP PKK Kabupaten Kuningan, Dharma Wanita Persatuan, dan penyuluh ahli dari Diskatan. Pemenang, khususnya juara pertama, akan mewakili Kabupaten Kuningan dalam Lomba Cipta Menu tingkat Provinsi Jawa Barat yang diadakan di Bandung pada 16 November 2024.

Selain lomba, Diskatan juga melaksanakan Gerakan Pangan Murah untuk menyediakan bahan pangan berkualitas dengan harga terjangkau. Berbagai komoditas seperti beras, minyak, terigu, sayuran, telur, dan daging dijual dengan harga lebih murah untuk membantu masyarakat mengatasi kenaikan harga pangan.

Wahyu menegaskan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen Pemkab Kuningan dalam mewujudkan ketahanan pangan berkelanjutan.

“Kami berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya diversifikasi pangan dan memanfaatkan bahan lokal. Mari kita bersama-sama memperkuat ketahanan pangan lokal dan mengurangi ketergantungan terhadap beras,” tambahnya.

Di akhir acara, pemenang Lomba Cipta Menu B2SA 2024 diumumkan, dengan Juara I diraih oleh PKK Kecamatan Japara, Juara II oleh PKK Kecamatan Cilimus, dan Juara III oleh PKK Kecamatan Kadugede. PKK Kecamatan Japara akan mewakili Kabupaten Kuningan dalam lomba tingkat provinsi mendatang.

 

Editor

Recent Posts

Hujan Deras dan Banjir, Jembatan di Sukabumi Rusak Akses Warga Terputus

SATUJABAR, SUKABUMI--Hujan deras dan banjir luapan sungai, mengakibaembatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, rusak. Akses…

1 jam ago

Senator Agita Minta Peningkatan Fasilitas Olahraga Daerah pada Raker dengan KONI

SATUJABAR, JAKARTA - Anggota Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI) Daerah Pemilihan…

2 jam ago

Haji 2026: Sebanyak 23 Dapur Katering Siaga di Madinah

Untuk menjaga citarasa khas Indonesia, seluruh bumbu masakan didatangkan langsung dari Tanah Air dalam bentuk…

3 jam ago

Haji 2026: Kloter Pertama Dijadwalkan Tiba di Madinah 22 April

Sebanyak 682 petugas PPIH dari Jakarta telah ditempatkan di Daerah Kerja (Daker) Madinah dan Bandara…

4 jam ago

Wah! Ada Cadangan Gas Jumbo di Blok Ganal Kaltim

Temuan ini menjadi sinyal positif bagi upaya memperkuat pasokan energi dalam negeri di tengah kebutuhan…

4 jam ago

Jelang Musim Haji, Menhub: Terminal 2F Bandara Soetta Sudah Sangat Siap

Pada tahun ini total jemaah haji Indonesia mencapai 221.000 orang yang akan diberangkatkan secara bertahap…

4 jam ago

This website uses cookies.