Berita

Kota Bandung Resmi Miliki BPBD, Fokus pada Mitigasi Banjir dan Sesar Lembang

BANDUNG – Kota Bandung kini resmi memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sendiri. Peresmian ini ditandai dengan pelantikan Didi Ruswandi sebagai Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandung oleh Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang berlangsung di Balai Kota Bandung pada Senin (14/7).

Pembentukan BPBD Kota Bandung dinilai sebagai langkah strategis untuk memperkuat kesiapsiagaan dan respons terhadap potensi bencana, terutama bencana hidrometeorologi seperti banjir, serta ancaman geologis dari Sesar Lembang.

“Pembentukan BPBD ini bukan sekadar soal infrastruktur fisik, tapi juga suprastruktur—yaitu kesiapan sumber daya manusia dan kelembagaan untuk menghadapi bencana secara cepat dan tepat,” ujar Farhan melalui keterangan resmi.

Farhan menekankan bahwa banjir bandang menjadi salah satu fokus utama penanganan, mengingat dampak besar yang dapat ditimbulkan jika tidak diantisipasi dengan baik. Ia mengingatkan agar kawasan rawan banjir segera dikosongkan jika potensi bencana terdeteksi.

“Itu tidak boleh terjadi lagi. Ini soal kesiapan dan perilaku masyarakat dalam menghadapi ancaman banjir,” tegasnya.

Simulasi penanganan bencana.(Foto: Dok. Humas Kota Bandung)

Selain banjir, potensi pergerakan tanah di kawasan sekitar Bandung juga menjadi perhatian serius. Farhan menyebut adanya gejala pergeseran tanah di wilayah seperti Sumedang dan Purwakarta, yang bisa berdampak pula ke wilayah Kota Bandung, terutama daerah yang dilalui jalur Sesar Lembang.

“Fokus pada Sesar Lembang menjadi penting karena itu potensi yang nyata dan perlu disiapkan secara khusus,” kata Farhan.

Wali Kota Farhan juga mengingatkan pentingnya kesiapan mental masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, terlebih dengan adanya prediksi dari BMKG bahwa musim kemarau akan datang terlambat dan musim hujan tiba lebih cepat.

“Kesiapan mental dan edukasi masyarakat menjadi kunci. Jangan sampai kita lengah saat hujan tiba lebih cepat,” ujarnya.

Untuk memperkuat penanganan bencana, BPBD Kota Bandung akan menjalin koordinasi erat dengan BPBD Provinsi Jawa Barat. Farhan menyebut bahwa komunikasi antara keduanya sudah mulai dijalin sejak sebelum pelantikan.

“Koordinasi dengan provinsi menjadi langkah awal yang sangat penting untuk sinergi penanggulangan bencana lintas wilayah,” pungkasnya.

Dengan hadirnya BPBD Kota Bandung, diharapkan mitigasi dan respons terhadap bencana bisa dilakukan lebih cepat, terarah, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat.

Editor

Recent Posts

Tim Reformasi Polri Bertemu Presiden Prabowo 3 Jam, Ini Hasilnya

Hasil kerja Tim Reformasi Polri dirumuskan dalam 10 buku laporan yang memuat rekomendasi kebijakan reformasi…

2 jam ago

Pertamina Patra Niaga Regional JBB Apresiasi Polda Banten Ungkap Penyelewengan BBM & LPG Bersubsidi

SATUJABAR, BANTEN - PT Pertamina Patra Niaga melalui Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menyampaikan apresiasi…

2 jam ago

Pemkab Bekasi: Produksi Tambak Naik, PLN Dorong Elektrifikasi Tambak Udang

Dukungan diberikan dalam bentuk pelatihan, pendampingan budidaya, serta sarana pendukung berbasis listrik. SATUJABAR, JAKARTA —…

5 jam ago

Pasca Tabrakan Maut di Bekasi, KA Argo Bromo Anggrek Berganti Nama

SATUJABAR, JAKARTA--PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengumumkan layanan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek telah…

6 jam ago

2 Anak di Bogor Tersambar Petir Saat Bermain Bola di Lapangan, Satu Tewas

SATUJABAR, BOGOR--Dua orang anak di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang bermain bola…

7 jam ago

9 Korban Penyiraman Air Keras Kurir Paket di Tasikmalaya Luka Parah

SATUJABAR, TASIKMALAYA--Sembilan pekerja korban penyiraman air keras seorang kurir paket di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat,…

8 jam ago

This website uses cookies.