Gaya Hidup

Kopi Indonesia Unjuk Gigi di Panggung Internasional SCE 2025 di Amerika Serikat

BANDUNG – Indonesia kembali menunjukkan eksistensinya sebagai salah satu produsen kopi spesialti terbaik dunia dalam ajang Specialty Coffee Expo (SCE) 2025 yang berlangsung di Houston, Amerika Serikat. Paviliun Indonesia hadir memikat ribuan pengunjung dengan ragam kekayaan rasa kopi Nusantara dari berbagai daerah.

Partisipasi Indonesia dalam pameran kopi terbesar dunia ini merupakan hasil kolaborasi antara Atase Perdagangan dan Atase Pertanian KBRI Washington DC, KJRI Houston, bersama SCAI, Bank Indonesia, Pertamina, BNI, dan BRI. Upaya ini menjadi langkah konkret dalam memperluas akses pasar kopi Indonesia di Amerika Serikat serta memperkuat branding Indonesia sebagai pemain utama dalam industri kopi spesialti global.

Paviliun Indonesia secara resmi dibuka oleh Konsul Jenderal RI di Houston, Ourina Ritonga, pada Jumat (25/4). Dalam sambutannya, Konjen Ourina menekankan bahwa kehadiran Indonesia dalam SCE tidak hanya bertujuan memperkenalkan produk kopi lokal ke pasar Amerika, tetapi juga sebagai wujud promosi terhadap budaya dan semangat para petani kopi Indonesia yang terus berinovasi.

“Kopi Indonesia bukan sekadar komoditas ekspor, tetapi juga bagian dari identitas budaya kita yang patut diperkenalkan dan dibanggakan di panggung global,” ujar Ourina dikutip situs Kemlu.

Tahun ini, Indonesia mengirimkan 16 pelaku usaha kopi, di antaranya Indonesia House of Beans, Solok Radjo, Kopi Geulis, Alko Sumatra Kopi, Kandora Coffee, serta pelaku UMKM penghasil gula aren seperti Mitra Mandala dan Semedo Manise. Mereka mewakili beragam daerah penghasil kopi seperti Gayo, Toraja, Toba, Sumatera Barat, hingga Jawa Tengah dan Jawa Barat.

SCE 2025 diikuti oleh lebih dari 649 peserta dari 85 negara dan diramaikan oleh lebih dari 17.000 pengunjung. Forum ini menjadi tempat berkumpulnya para pelaku industri kopi dunia, mulai dari petani, roaster, eksportir, importir, barista, hingga peneliti dan pebisnis ritel.

Atase Perdagangan RI di Washington D.C., Ranitya Kusumadewi, menyebutkan bahwa pesatnya pertumbuhan industri kopi di AS menuntut strategi promosi yang lebih agresif dari Indonesia.

“Partisipasi ini menonjolkan kualitas kopi Indonesia dengan mengedepankan ketertelusuran dan keberlanjutan. Ini kunci menjawab permintaan pasar AS yang makin selektif,” jelas Ranitya.

Selain pameran produk, Paviliun Indonesia juga menyelenggarakan sesi Uji Cita Rasa Kopi (Cupping) yang menyedot perhatian buyers dan profesional industri. Kegiatan ini membuka peluang kemitraan dan transaksi dagang potensial antara pelaku usaha Indonesia dan pasar internasional.

Tak hanya itu, Indonesia juga turut ambil bagian dalam ajang World Coffee Roasting Championship, kompetisi kelas dunia yang digelar dalam rangkaian SCE 2025. Indonesia diwakili oleh Wandie Wijaya (33) dari Sabar Menanti Coffee Roaster, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Kehadiran Indonesia dalam SCE 2025 mempertegas komitmen nasional dalam mendorong ekspor komoditas unggulan berbasis kearifan lokal, dengan semangat gotong royong antara pemerintah, BUMN, perbankan, asosiasi, dan pelaku usaha.

Editor

Recent Posts

Kepada Dubes Saudi, Menag Paparkan Rencana Konferensi Internasional Grand Imam

SATUJABAR, JAKARTA  --- Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini menerima Duta Besar Arab Saudi untuk…

3 jam ago

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Ririn Rifanto Divonis Hukuman Mati

SATUJABAR, INDRAMAYU--Ririn Rifanto, terdakwa pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, divonis hukuman…

3 jam ago

Soal Penyesuaian Biaya Haji 2027, Wamenhaj: Akan Dibahas Bersama DPR

SATUJABAR, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan dalam Biaya…

3 jam ago

Cuaca Ekstrem: BMKG Operasikan Radar Cuaca di Cilacap

SATUJABAR, CILACAP- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengoperasikan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten…

3 jam ago

Pelatihan Kerja Pemkot Bandung Diikuti 3.500 Peserta

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi memulai Pelatihan Akomodir Reses Anggota DPRD Kota…

3 jam ago

Candi Prambanan: PM India Dorong Konservasi

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Pemerintah Indonesia dan India memperkuat kemitraan di bidang pelestarian warisan budaya melalui…

3 jam ago

This website uses cookies.