Berita

Diikuti Ribuan Peserta, Kemenperin Latih Generasi Muda untuk Dukung Industri Kreatif

BANDUNg – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat peranannya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten untuk mendukung sektor industri kreatif. Melalui Badan Standardisasi dan Kebijakan Jasa Industri (BSKJI), Kemenperin berupaya membekali generasi muda dengan keterampilan di bidang kriya dan fesyen agar mampu bersaing di pasar global.

Kepala BSKJI Kemenperin, Andi Rizaldi, menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas SDM sebagai strategi jangka panjang dalam memperkuat daya saing nasional. “Kami ingin menyiapkan generasi muda agar memahami seni dan budaya lokal, sekaligus memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia industri kreatif. Kami juga memperkuat kapasitas para guru agar proses pembelajaran lebih aplikatif,” ujar Andi dalam keterangan resminya, Sabtu (26/4/2025).

Salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut adalah penyelenggaraan pelatihan batik dan tekstil oleh Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kerajinan dan Batik (BBSPJIKB) Yogyakarta. Unit kerja di bawah BSKJI ini menghadirkan dua program unggulan, yaitu Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) bagi guru, dan Workshop Batik dan Kerajinan Tekstil untuk siswa.

Program PBK dirancang untuk memperkuat kompetensi teknis para guru, termasuk pengenalan standar industri terkini dan sertifikasi kompetensi. Sementara untuk siswa, workshop berdurasi 3–5 jam ini memberikan pengalaman langsung dalam berbagai teknik kriya, seperti batik tulis, shibori, sasirangan, jumputan, ecoprint, hingga sashiko.

“Meski singkat, kami percaya pengalaman ini akan menjadi momen berharga yang membangkitkan minat dan bakat siswa di bidang kriya dan fesyen,” kata Kepala BBSPJIKB Yogyakarta, Jonni Afrizon.

Sepanjang tahun 2024, program ini telah melibatkan 1.000 peserta dari berbagai daerah seperti Tuban, Malang, Ponorogo, Tangerang, dan Jakarta. “Tahun ini, kami menargetkan 2.000 peserta agar program bisa menjangkau lebih banyak sekolah dari seluruh penjuru Indonesia,” tambah Afrizon.

Ia juga mengajak sekolah-sekolah yang berminat untuk mengikuti program ini agar mengakses situs resmi BBSPJIKB Yogyakarta di bbkb.kemenperin.go.id atau menghubungi layanan informasi di nomor 082-223-799-288.

“Melalui inisiatif ini, BBSPJIKB bertekad memperkuat perannya dalam membina tenaga pendidik dan generasi muda yang kreatif dan terampil, serta siap membawa industri kerajinan dan batik Indonesia ke panggung global,” pungkas Afrizon.

Editor

Recent Posts

Kepada Dubes Saudi, Menag Paparkan Rencana Konferensi Internasional Grand Imam

SATUJABAR, JAKARTA  --- Menteri Agama Nasaruddin Umar hari ini menerima Duta Besar Arab Saudi untuk…

2 jam ago

Kasus Pembunuhan Satu Keluarga di Indramayu, Ririn Rifanto Divonis Hukuman Mati

SATUJABAR, INDRAMAYU--Ririn Rifanto, terdakwa pelaku pembunuhan satu keluarga di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, divonis hukuman…

2 jam ago

Soal Penyesuaian Biaya Haji 2027, Wamenhaj: Akan Dibahas Bersama DPR

SATUJABAR, JAKARTA — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan dalam Biaya…

2 jam ago

Cuaca Ekstrem: BMKG Operasikan Radar Cuaca di Cilacap

SATUJABAR, CILACAP- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengoperasikan Radar Cuaca S-Band di Kabupaten…

2 jam ago

Pelatihan Kerja Pemkot Bandung Diikuti 3.500 Peserta

SATUJABAR, BANDUNG - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung resmi memulai Pelatihan Akomodir Reses Anggota DPRD Kota…

2 jam ago

Candi Prambanan: PM India Dorong Konservasi

SATUJABAR, YOGYAKARTA - Pemerintah Indonesia dan India memperkuat kemitraan di bidang pelestarian warisan budaya melalui…

3 jam ago

This website uses cookies.